Suara.com - Pengunduran diri Kabais TNI Letjen Yudi Abrimantyo memunculkan dugaan kuat adanya keterlibatan institusi dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Peneliti dari UGM Achmad Munjid menilai langkah ini bukan sekadar peristiwa biasa, melainkan sinyal bahwa kasus tersebut bisa melibatkan struktur yang lebih luas. Menurut Achmad Munjid, pengunduran diri tersebut memang patut diapresiasi, namun tidak boleh menghentikan proses hukum hanya pada pelaku di lapangan.
Ia menekankan pentingnya pengusutan menyeluruh untuk mengungkap motif di balik serangan, termasuk kemungkinan adanya kepentingan tertentu terhadap korban yang dikenal vokal menyuarakan kritik.
Transparansi dan keadilan menjadi kunci dalam penanganan kasus ini. Dorongan untuk membawa kasus ke pengadilan umum serta pembentukan tim pencari fakta independen dinilai penting agar kebenaran terungkap secara utuh.
Saksikan video ini untuk mengetahui lebih dalam perkembangan dan analisis lengkap dari kasus tersebut.
Creative/Video Editor: Nura/Leo
Berita Terkait
-
Dari Aktivis Kampus ke Ruang Redaksi: Jejak Perjuangan dalam Surat Dahlan
-
KY Kantongi Bukti Awal Pelanggaran Hakim di Kasus Nadiem dan Andrie Yunus
-
Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi
-
Tiyo Ardianto Sebut Pelaporan Dirinya Jadi Ajang Cari Muka ke Presiden Prabowo
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
BRI Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan Kemanusiaan Relindo Batang
-
Sidang Tahunan MPR 2026: Jadwal Dipadatkan Demi Salat Jumat, Prabowo Pidato Pukul 09.34 WIB
-
Puan Tak Ikut Sambut Prabowo di DPR, Baru Tiba saat Presiden Sudah di Dalam
-
Jokowi Hadir, Megawati Dipastikan Absen di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke-81 RI di Istana
-
3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo
-
Hilirisasi Ubi Kayu Mulai Berjalan, Tak Hanya Buat Pangan, Tapi untuk Bioetanol
-
Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini
-
Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister