/
Rabu, 03 Agustus 2022 | 10:26 WIB
Ilustrasi wanita mandi kembang. Kasus kekerasan seksual diduga dilakukan seorang dukup pada pasiennya. Alasan ritual mandi kembang, pelaku malah memerkosa korban. (pixabay/Pexels)

SuaraBandung.id - Dugaan kasus perkosaan pada istri orang terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Kasus ini berselimut praktik perdukunan, di mana korban beberapa kali konsultasi soal masalah keluarga.

Beralasan korban banyak dihinggapi aura negatif, sang dukun menyarankan untuk melakukan ritual mandi kembang.

Awalnya prosesi mandi kembang biasa-biasa, akan tetapi sang dukun mendadak dirasuki setan. Imannya terus melemah saat menyaksikan si korban melakukan ritual mandi kembang.

Diduga sudah tak tahan lagi, tersangka langsung melancarkan aksinya melakukan tindak perkosaan pada "pasiennya".

Seperti dikutip dari SuaraJabar.id, praktik dukun cabul atau kasus pencabulan terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini melibatkan pria paruh baya yang mengaku orang pintar.

Namun melalui "kepintaran", sang dukun malah tega hati menyetubuhi istri orang yang tak lain sebagai pasiennya.

Dukun cabul tersebut bernama Soleh Bangbang (52) itu melakukan aksinya di Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Bandung Barat. Meski sudah ditangkap, tersangka mengatakan jika aksinya itu merupakan bagian dari ritualnya.

"Ritualnya harus mandi (kembang) di bengkel karena dia kerja dan nginep di bengkel, di sana ada mesnya," kata Soleh saat gelar perkara di Mapolres Cimahi pada Senin (25/7/2022).

Dukun cabul ini mengaku bisa merubah aura negatif menjadi positif hingga bisa mengubah rezeki seseorang. Pengakuan pelaku itupun membuat korban tergiur.

Baca Juga: Razman Nasution Mendadak Datangi Rumah Uya Kuya Pakai Mobil Dipasang Rotator

Di saat korban terjebak mantra cabul tersangka, si dukun meminta syarat melalui berbagai ritual.

Dukun tersebut mengklaim, korban bersedia melakukan ritual mandi kembang untuk menghilangkan aura negatifnya karena saat itu sedang ada masalah dengan suaminya.

"Habis itu dia (korban) meninggalkan suaminya saat bulan puasa hari ketiga, kemudian bersatu lagi," ucapnya.

Dukun cabul tersebut kini sudah diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, AKP Rizka Fadila, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi mengungkapkan, aksi pencabulan itu bermula saat korban berkonsultasi kepada pelaku, kemudian berdasarkan hasil diagnosanya bahwa aura korban disebut jelek dan rezekinya juga ada yang mengganggu.

"Dengan hasil penerawangannya itu, pelaku meyakinkan korban bisa merubah auranya menjadi lebih baik dengan beberapa ritual," kata Rizka.

Dalam ritual tersebut, beber Rizka, pelaku diperintahkan mandi kembang karena dengan cara seperti itu, pelaku meyakinkan korban, bahwa aura negatifnya akan hilang.

Load More