SuaraBandung.id - Buya Yahya pernah mengungkapkan dalam satu ceramahnya bahwa peringatan maulid nabi itu berhubungan dengan fitrah nurani ataupun batin manusia.
"gini, itu kan fitrahnya, nurani, batinnya. Ada musim-musimnya, kalau anjurannya setiap saat, kita harus berbangga nabi setiap saat. Setiap saat kita membiasakan, membiasakan diri untuk bisa bangga," Buya Yahya mengungkapkan.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, yang diunggah pada 6 Oktober 2021.
Buya Yahya bahkan mengatakan bahwa merayakan gebyar kelahiran nabi Muhammad itu dilakukan setiap hari sebagai rasa syukur. Namun hal itu pun masih tidak cukup.
"belum cukup, masih belum cukup, tapi kalau msih belum cukup. Nah fitrah hati ya, hati, kalau setiap saat saja kita dianjurkan untuk mengangkat gebyar kehadiran nabi SAW tanda terima kasih kepada Allah, secara otomatis nggak pakai perintah di saat di bulan kelahiran," Buya Yahya mengungkapkan.
Kemudian Buya Yahya mengatakan bahwa tentu ada semangat lebih ketika merayakan gebyar anugerah nabi Muhammad ketika di hari kelahirannya.
"tentu saja ada satu semangat lebih, nggak bisa dibohongi itu, nggak bisa dibohongi, hati itu ada sambung dengan suasana. Apakah itu zaman atau (dhorful) makan, waktu atau tempat," Buya Yahya mengungkapkan.
Lalu Buya Yahya memberikan contoh di saat kita datang ke kota tempat kita dilahirkan oleh orang tua yang dicintai yakni ibunda dan ayahanda. Saat kita memasuki kota itu tentunya kita tidak mungkin hanya merasa biasa-biasa saja.
"bagaimana bisa, mustahil hati kita masuk kota itu biasa saja. kecuali memang tidak mencinta. Anda kalau masuk kota madinah bagaimana. Itu (baru) tempat, masa (waktu) pun demikian, ndak beda," ungkap Buya Yahya.
Buya Yahya setelah itu mengingatkan kembali bahwa hendaknya setiap saat kita menghadirkan gebyar atas diturunkannya nabi Muhammad SAW.
"tapi hendaknya setiap saat kita bisa menghadirkan suatu gebyar yang maknanya gebyar syukur atas hadirnya baginda nabi Muhammad SAW. Iya, ini mensyukuri nikmat Allah SWT," Buya Yahya mengingatkan.
Tag
Berita Terkait
-
Allah Menghendaki Nabi Muhammad SAW untuk Berdialog di Tempat Ini, Buya Yahya: Tempat Kemuliaan
-
Pahala yang Diperoleh dengan Membantu Saudara, Buya Yahya: Sedekah dan Silaturahim
-
Tidak Perlu Menceritakan Mimpi kepada Semua Orang, Buya Yahya: Tafsiri yang Baik
-
Dengarkan Kebaikan yang Disampaikan oleh Orang Lain, Buya Yahya: Caranya Nggak Enak
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Terungkap Isi Diary Lula Lahfah, Awkarin Sindir Menohok Reza Arap
-
Menyoal Istilah "Gentengisasi" dan Prioritas Pembangunan Pemerintah
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi di 2026
-
Lineup Pembalap Indonesia yang Siap Guncang Eropa dan Asia Bersama Honda di Musim 2026
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Bela Masjid Jadi Tersangka, LBH Medan Desak Kapolrestabes Medan Hentikan Dugaan Kriminalisasi
-
Dialog Oman Dimulai, Harga Minyak Dunia Merosot pada Akhir Pekan
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang