SuaraBandung.id - Pelatih Timnas Shin Tae Yong menjadi sorotan masyarakat terkait pernyataannya di akun instagram pribadinya pada Rabu (12/10/2022). Pernyataan tersebut seakan membentengi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.
Dalam pernyataannya pelatih asal Korea itu akan meninggalkan Timnas Indonesia jika Ketua Umum PSSI yang sering dipanggil Iwan Bule mundur dari jabatannya.
"Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri." Tulisnya di akun instagram @shitaeyong7777.
Diketahui sebelumnnya Iwan Bule didesak untuk mengundurkan diri oleh masyarakat imbas tragedi Kanjuruhan Malang yang mengakibatkan hilangnya nyawa 132 pendukung Arema FC.
Iwan bule menjadi sasaran masyarakat karena dinilai gagal menjaga keamanan pertandingan BRI Liga 1, dimana menurut masyarakat seharusnya PSSI mampu mencegah tragedi Stadion Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang itu terjadi.
Atas penyataan Shin Tae Yong itu banyak publik yang menilai bahwa itu adalah “settingan” atau ada phak yang menyuruhnya untuk mengamankan posisi Iwan Bule.
Opini publik terhadap pernyataan juru strategi Timnas garuda itu langsung di bantah oleh asisten pelatihnya Nova Arianto.
“Statement head coach kami pastinya banyak pro dan kontra dan kami sangat bisa memahaminya,” kata Nova dilansir dari Instagram pribadinya, Jumat (14/10/2022).
Asisten pelatih yang dulu pernah membela Persib Bandung itu memastikan bahwa pernyataan yang keluar dari Shin Tae Yong murni dari dalam hatinya.
“Tapi tanpa mengurangi rasa hormat dan melepaskan rasa kemanusiaan atas kejadian tersebut, kami memastikan itu (pernyataan Shin Tae Yong) semua tanpa tekanan dan keluar dari hati paling dalam head coach kami,” sambungnya.
Menurut Nova, keberhasilan Timnas selama di pegang oleh Shin Tae Yong merupakan hasil dari kinerja baik PSSI terkhusus Iwan Bule yang terkenal akrab dengan para pemain dan sering memberi bonus.
Ia menyebut PSSI juga Pemerintah selalu memenuhi kebutuhan Tim Garuda seperti, Training Camp (TC) hingga program naturalisasi yang di mana sangat membantu mengangkat prestasi tim nasional. Oleh sebab itu, Nova memastikan tidak ada intervensi dari pihak manapun terkait unggahan Shin Tae Yong.
“Memang saat ini semua program yg diiginkan head coach termasuk TC di luar negeri semua bisa berjalan dengan baik, kami mengapresiasi kerja PSSI,” ucapnya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yg sangat membantu atas berjalannya TC, walau jujur masih ada beberapa kekurangan tapi semuanya sudah berprogres ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.
Pro kontra yang terjadi pada pernyataan Pelatih Kepala Timnas itu menjadi dinamika dalam penanganan kasus tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Kontributor : Rizki Muhamad Nasrullah
Tag
Berita Terkait
-
Beri Semangat Kala Liga Tersendat, Legenda Persib Bandung Ini Sepakati Program Latihan yang Ketat
-
Anak Jadi Alasan Lesti Kejora Pilih Damai dengan Rizky Billar: Suami Saya Bapak dari Anak Saya, Beliau Sudah Minta Maaf Kepada Saya Khususnya kepada
-
Investigasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesai, Mahfud MD: Faktor Stadion Jadi Penyebab Tragedi
-
BSU Tahap Lima Terus Bergulir Sampai Akhir Tahun, Menaker: Sampai Saat Ini Sudah Disalurkan Kepada 8 Juta Lebih Penerima
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi