/
Jum'at, 21 Oktober 2022 | 10:55 WIB
Suara.com/Alfian Winanto

“Selagi beliau (Ferdy Sambo) bisa memberikannya (soal informasi) dan ada akses untuk itu, beliau bersedia melakukannya," kata Rasamala kepada wartawan, Kamis (20/10/2022).

Dijelaskan Rasamala, isi buku hitam itu adalah catatan pribadi Ferdy Sambo terkait kegiatan sejak menjadi Kasubdit 3 Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri hingga Kepala Divisi Propam Polri. 

Ferdy Sambo dikatakannya dikenal rajin mencatat setiap aktivitas pribadi dan lembaga semenjak jadi anggota Polri.

"Saya beberapa kali ketemu beliau (Ferdy Sambo), buku hitam itu selalu dibawa,” katanya. 

“Pak Sambo punya pengalaman (di kepolisian) cukup Panjang,” katanya lagi. 

“Beliau (Ferdy Sambo) pernah menjadi Kasubdit 3 Dittipidum Bareskrim, Dirtipidum Bareskrim sampai Kadiv Propam," ucap Rasamala menjelaskan.

Meski begitu, secara pribadi dirinya mengaku tidak melihat secara spesifik isi buku hitam Ferdy Sambo.

Kata dia, dirinya tidak bisa membuat asumsi tentang apa yang menjadi isi dari catatan tersebut. 

Hanya, Rasamala menilai, Ferdy Sambo selalu mencatat dalam buku tersebut teriap mendapat informasi-informasi penting.

Baca Juga: Cara Mudah untuk Menjadi Wali, Mungkinkah? Berikut Penjelasan Gus Baha

"Saya pikir beliau (Ferdy Sambo) terlepas dari persoalan pidana yang dihadapi, beliau ada kecintaan terhadap institusinya di kepolisian,” katanya. 

“Saya pikir itu disampaikan beberapa kali oleh beliau (Ferdy Sambo)," ujar Rasamala. (*)

Load More