SuaraBandung.id - Setiap manusia memiliki kedudukan dan kekayaan yang berbeda-beda di masyarakat. Status manusia di masyarakat itu melekat pada masing-masing individu.
Namun, Allah tidak memandang status manusia berdasarkan kedudukan ataupun kekayaan. Allah memandang manusia dari hal-hal bermanfaat yang dilakukan manusia itu dalam mengisi waktu.
Sebagaimana diungkapkan oleh Gus Baha, bahkan nabi pun pernah memuji seseorang yang bernama Uwais Al Qarni karena mempergunakan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat.
Gus Baha mengungkapkan bahwa apabila kita membicarakan ilmu hakikat, maka apa yang dianggap orang lain sebagai sesuatu yang tidak berguna justru bisa sangat luar biasa di hadapan Allah.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Story Ngaji Gus Baha yang diunggah pada 29 Oktober 2022, berikut ulasannya.
"Andaikan kita bicara ilmu hakikat, misalnya kita mondok gitu ya, kemudian jadi orang miskin, jadi orang yang menurut orang banyak tidak berguna di masyarakat, ternyata kita ini orang yang kelihatannya tidak punya karir, tapi kalau malam sujud kepada Allah," ungkap Gus Baha.
"Punya anak, niat memperbanyak orang sujud, terus punya ibu yang sakit-sakitan kita rawat. Meskipun kita tidak jadi dosen, tidak jadi menteri, tapi 'indallah' itu luar biasa," tambah Gus Baha.
Gus Baha kemudian menjelaskan bahwa status kita dalam merawat keluarga adalah status yang sesuai dengan Islam.
"Karena berstatus merawat ibu, merawat anak, merawat istri, nah Islam itu datang dengan jargon-jargon seperti itu.
Baca Juga: Tidak Marah Saat Kejelekan Diri Disebutkan oleh Orang Lain, Apa Resepnya? Ini Kata Gus Baha
Gus Baha lalu mengungkapkan bahwa nabi pernah memuji Uwais Al Qarni karena merawat ibu yang lumpuh.
"Sehingga nabi kalau muji itu ada Uwais Al Qarni, orang yang luar biasa. Ternyata dia itu punya ibu lumpuh yang kalau kemana-mana harus digendong. Ketika tetangga-tetangganya berhasil bertemu rasulullah, Uwais Al Qarni tidak bisa," ungkap Gus Baha.
Setelah itu, Gus Baha mengatakan bahwa rasulullah justru memuji Uwasi Al Qarni meskipun tidak bertemu dengan rasulullah karena kondisi sang ibu.
"Karena setiap ibunya dipamitin mau ke rasulullah, itu sama ibunya nggak boleh. Tapi apa yang terjadi, justru dipuji-puji nabi sebaik-baiknya qurun (waktu) adalah qurun yang ada Uwais Al Qarni," pungkas Gus Baha.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha