/
Senin, 31 Oktober 2022 | 17:32 WIB
Ganjar Pranowo saat memberi sambutan di Jateng. Sementar menyikapi FX Rudi yang diberi sanksi PDIP, Ganjar Pranowo meminta sesama pendukung tidak salink menjelekkan. (Dok Pemprov Jateng)

SuaraBandung.id – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan jika antar sesame pendukung dilarang saling menjelekkan.
 
Ungkapan itu keluar dari mulut Ganjar setelah pimpinan pusat PDIP memberikan sanksi pada Ketua DPC PDIP Surakarta, FX Hadi Rudyatmo.
 
FX Hadi disanksi lantaran terang-terangan menyatakan dukungannya terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju capres di Pilpres 2024 mendatang.
 
Dari sana Ganjar Pranowo ikut menanggapi sanksi yang dijatuhkan untuk mantan Wali Kota Surakarta tersebut.
 
"Yang penting antarpendukung jangan saling menjelek-jelekkan orang," kata Ganjar Pranowo di Solo, Senin (31/10/2022).
 
Ganjar Pranowo kemudian meminta tidak ada sikap yang saling menjelekkan, baik antartokoh, partai, maupun lembaga.
 
Jika terus dibiarkan maka contoh buruk yang diperlihatkan kepada masyarakat sehingga kontestasi bisa mengedukasi dan tidak bertambah panas.
 
Sementara itu FX Rudy mengaku dirinya baru pertama kali mendapatkan sanksi selama 45 tahun dirinya bersama PDIP.
 
DPP PDIP memberikan sanksi peringatan keras pada Rudy yang secara terbuka memberikan dukungan kepada Ganjar sebagai bakal capres.
 
Setelah diberi sanksi Rudy tegas memilih tetap tegak lurus dan patuh pada instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri termasuk terkait pencapresan meski dirinya mendapatkan sanksi keras.
 
Disinggung mengenai pencapresan, ia menyerahkan sepenuhnya pada ketua umum partai.
 
"Sebelumnya kan saya bilang kalau Ganjar maju dengan rekomendasi dari ketua umum, akan saya dukung 1.000 persen. Kan nek ora didukung ra entuk rekomendasi (Kan kalau enggak didukung artinya tidak dapat rekomendasi)," katanya. [ANTARA]

Load More