Bukan itu saja, Said menilai langkah Anies Baswedan mendekati Gibran agar lebih terkenal.
Selain itu, menurut Said ada niatan lain dari Anies Baswedan jauh-jauh menemui Gibran.
"Langkahnya supaya lebih dikenal publik," katanya.
"Dan ingat kalau dia muji-muji Gibran pasti ada udang, ada batu di balik udang," kata Said.
PDI Perjuangan bahkan melihat pertemuan Anies Baswedan dengan Gibran dalam rangka mencari dukungan suara.
Kata dia, apa yang diungkapnya tidak terlepas dari posisi Anies Baswedan yang kini merupakan bakal calon presiden yang diusung Partai NasDem.
"Dalam rangka Anies memperbesar suaranya," kata Said.
Said Abdullah juga menilai Anies sedang memanfaatkan Gibran dalam momentum bertemu tersebut.
Dengan pertemuan itu kata dia, tujuannya tidak lain adalah mencari keuntungan politik Anies.
"Iya dong untuk kepentingan dirinya, tidak ada hubungannya dengan Gibran. Itu hanya cari keuntungan politik saja Anies," kata Said.
Anies Baswedan ungkap isi pertemuan
Anies Baswedan bertemu Gibran di Novotel Hotel Solo, Selasa (15/11/2022) pagi.
Dalam pertemuan itu, Anies Baswedan bersama Gibran terlihat makan pagi bersama.
Sambil makan, sesekali keduanya tampak ngobrol santai sambil sesekali melempar senyum.
Setelah makan pagi, Anies Baswedan dan Gibran pergi ke lokasi tujuan yang sama yakni menghadiri Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi di daerah Pasar Kliwon.
Dalam perjalanan menuju lokasi, Anies Baswedan dan Gibran berada dalam satu mobil.
Berita Terkait
-
Sekjen PDIP Berani 'Tampar' Petugas Partai Jokowi Gara-Gara Percaya Diri Sebut Jabatan Presiden 2024 Jatah Prabowo, Relawan: untuk Apa Ada KPU
-
PKS Bersikukuh Minta Aher Jadi Wakil, Pencapresan Anies Baswedan 2024 akan Gagal?
-
Habib Pro Jokowi Hajar Habis Gerombolan Pengikut Rizieq Shihab: Ujungnya untuk Mendukung Anies Baswedan
-
Ade Armando Main Isu Agama Soal Capres 2024, Jika Umat Kristen Terbelah Anies Baswedan Menang
-
PDIP Siapkan Wakil untuk Puan Maharani? Pengamat Komunikasi Politik: Beredar Sudah Beberapa Nama
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya
-
Pembobol Rumah Kosong di Tangerang Terungkap, Pelaku Dibekuk Saat Bersembunyi di Jakarta Timur
-
Saat Hukum Tak Lagi Dipercaya, Film The Verdict 2025 Soroti Krisis Keadilan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Geopolitik Timur Masih Memanas, Perjalanan 3.748 Jemaah Haji DIY Disiapkan Tiga Skenario
-
Dari Lokal ke Global, Diplomasi Biji Kopi Indonesia yang Kini Merambah Pasar Taiwan
-
Gibran Sambut Usulan DPR, Ajak Lembaga Negara Mulai Berkantor di IKN
-
Gibran Dorong Hakim Ad Hoc di Kasus Andrie Yunus: Jaga Marwah Hukum, Jawab Keraguan Publik
-
Temuan Asam Sulfat hingga Armada Kapal, Mafia BBM di Pesawaran Rugikan Negara Ratusan Miliar
-
Dorong Transisi Energi, Prabowo Minta Daerah dan TNI Serap Bus-Truk Listrik Buatan Lokal