Maka kata dia, pasti terdapat dugaan publik bahwa Anies Baswedan hanya mampu bermain dalam politik Islam.
"Ini bukan Anies yang bermain politik Islam. Ini pemerintah yang takut Anies Baswedan diasuh oleh Islam,” ujar Rocky Gerung.
Lantas Rocky Gerung meminta semua jujur, jika di pemilu nanti semua capres pasti akan sangat membutuhkan suara Islam yang mayoritas.
"Jadi kalau memang Anies Baswedan beredar di Masjid Baiturrahman, Aceh. Lalu 212 ada di Masjid At-Tin, Ganjar Pranowo bikin aja event baru,” komentar Rocky Gerung.
Lantas Rocky Gerung membandingkan bagaimana cara massa antara keinginan orang untuk bertemu Anies dan Ganjar.
Rocky Gerung mengatakan, jika banyak orang menunggu Anies Baswedan datang untuk memberi dukungan.
Lebih lanjut mantan dosen UI ini juga menyinggung orang menunggu amplop untuk menunggu kehadiran Ganjar Pranowo.
"Orang menunggu Anies Baswedan datang, kalau Ganjar Pranowo orang menunggunya untuk bagi amplop,” kata Rocky Gerung.
Rocky menilai Anies adalah tokoh yang mengajak rakyat untuk partisipasi, sementara Ganjar adalah sosok tokoh politik pro mobilisasi.
Baca Juga: Australia Tidak Takut Lionel Messi, Siapkan Strategi Khusus untuk Bungkam Argentina
Anies Baswedan memiliki pemahaman baik untuk mengembalikan manfaat politik partisipasi tersebut. Bagi Rocky Gerung, adanya ambisi dari seseorang akan membuat potensi orang lain yang lebih pantas menjadi Presiden akan semakin dihalangi.
"Potensi seperti Anies Baswedan atau siapapun pasti akan dijegal,” kata mantan dosen UI tersebut.
Tim redaksi Warta Ekonomi telah coba meminta tanggapan ke Ganjar Pranowo atas pernyataan Rocky Gerung tersebut. Khususnya, terkait pernyataan soal orang menunggu Ganjar untuk bagi-bagi amplop.
Akan tetapi, sampai berita ini diturunkan Ganjar Pranowo belum memberikan tanggapan. (*)
Artikel ini juga tayang di wartaekonomi.id berjudul Mantan Dosen UI: Orang Nunggu Anies Datang, Kalau Ganjar Orang Nunggu Dibagi Amplop
Berita Terkait
-
Buruk! Jokowi Dinilai Tak Berhasil Menyelenggarakan Pendidikan Politik Melalui Sistem Kepartaian
-
Satu Pesawat dengan Jokowi, Ganjar Sebut Bahas Pendidikan Indonesia dengan Presiden
-
Rocky Gerung: Fenomena Anies Menunjukan Partai Gak Punya Kader, Gagal Lakukan Kaderisasi!
-
Presiden Jokowi Peringati Hari Guru di Jateng, Ganjar Yakin Target Pengangkatan Sejuta Guru akan Tercapai
-
Tegas Bantah Isu Didekati Koalisi Lain, Demokrat: Masih Solid dan Terus Berproses
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik