SuaraBandung.id - Anies Baswedan saat ini tengah gencar keliling Indonesia sebagai langkah untuk memuluskan langkahnya dalam pencapresan.
Akan tetapi diakui atau tidak, jika Anies Baswedan terus dijegal oleh pihak tertentu dengan berbagai cara dan upaya.
Termasuk di dalamnya adalah memframing jika massa Anies Baswedan hanya seputaran masjid, tidak lebih.
Berbeda dengan halnya dengan orang-orang yang ada dalam satu barisan dengan Ganjar Pranowo, yang digambarkan seolah-olah memiliki massa se-Indonesia.
Rupanya framing tersebut sangat terbaca, Anies Baswedan justru sangat diterima di banyak kalangan, bukan hanya jamaah masjid.
Mantan dosen Universitas Indonesia (UI), Rocky Gerung menyatakan fenomena tersebut merupakan gambaran jika masih ada yang melakukan politik identitas yang diarahkan kepada Anies Baswedan.
Termasuk di dalamnya bagaimana buzzer menggoreng ketidakhadiran Anies Baswedan di acara reuni 212.
Padahal kata Rocky Gerung,ketidakhadiran Anies Baswedan dalam reuni 212 yang berlangsung di Masjid Attin merupakan langkah cerdik panitia 212 untuk tidak menjebak Anies Baswedan.
Di waktu yang bersamaan, Anies Baswedan diketahui sedang melakukan kunjungan ke Banda Aceh.
Baca Juga: Australia Tidak Takut Lionel Messi, Siapkan Strategi Khusus untuk Bungkam Argentina
Di sana Anies Baswedan melakukan ibadah salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman Aceh.
Melihat kondisi tersebut, Rocky Gerung sangat jelas melihat jika ada keterhubungan antara Masjid At Tin dan Masjid Baiturrahman.
Tegas Rocky Gerung di dua lokasi yang terpisah jarak itu justru ada dua kualitas yang menghendaki perubahan.
"Tapi justru itu yang sedang dijebakkan pada Anies supaya Anies hanya diingat sebagai orang yang massanya hanya di sekitar masjid," kata Rocky Gerung.
"Tetapi orang lupa bahwa pintu masuk Islam adalah pintu masuk strategis untuk mempersoalkan ketidakadilan," kata Rocky Gerung.
Rocky Gerung lebih menilai jika Anies Baswedan justru secara kultural sangat dekat dengan Islam politik.
Berita Terkait
-
Buruk! Jokowi Dinilai Tak Berhasil Menyelenggarakan Pendidikan Politik Melalui Sistem Kepartaian
-
Satu Pesawat dengan Jokowi, Ganjar Sebut Bahas Pendidikan Indonesia dengan Presiden
-
Rocky Gerung: Fenomena Anies Menunjukan Partai Gak Punya Kader, Gagal Lakukan Kaderisasi!
-
Presiden Jokowi Peringati Hari Guru di Jateng, Ganjar Yakin Target Pengangkatan Sejuta Guru akan Tercapai
-
Tegas Bantah Isu Didekati Koalisi Lain, Demokrat: Masih Solid dan Terus Berproses
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'