SuaraBandung.Id-Berikut resep seblak kwetiau ala Bandung besutan Chef Devina Hermawan yang rasa pedasnya super nampol dan bikin lidah ketagihan.
Resep seblak kwetiau ala Bandung ini dibuat sesuai dengan selera kaki lima dan cita rasa favorit orang Bandung yang doyan pedas menggelegar.
Namun beda dengan seblak pada umumnya yang dijumpai di kedai jajanan, resep seblak kwetiau ala Bandung ini memang sengaja diberi tambahan kwetiau yang sensasi kenyalnya bercampur dengan isian lainnya.
Sementara untuk bahan-bahan lainnya, jenisnya terhitung sama persis.
Demikian juga dengan penggunaan cabai rawit domba yang bikin lidah bergoyang.
Berikut resep seblak kwetiau selengkapnya
Resep Seblak Kwetiau. Seblak merupakan salah satu makanan khas Bandung. Isian seblak identik dengan kerupuk basah, namun kali ini Devina menggantinya dengan kwetiau. Rasanya pedas, gurih, ditambah dengan ceker ayam yang empuk. Pastinya menggugah selera.
Resep Seblak Kwetiau (untuk 2 porsi)
Bahan:
1 ½ porsi kwetiau basah
4 buah bakso sapi, iris
2 butir telur
2 batang daun bawang, iris serong
1 genggam kangkung
1 genggam daun kemangi (opsional)
10 buah cabai rawit merah, iris
2 sdm saus sambal
1 sdm saus tiram (opsional)
1-2 sdt garam
1 sdm gula
1 sdt merica
2 sdt kaldu bubuk / penyedap
1 liter air
Baca Juga: Pele Sebut Lionel Messi Pantas Jadi Juara Dunia dan Puji Kylian Mbappe
Ceker:
200 gr ceker
2 liter air
2 sdm cuka
1 sdt garam
Bumbu halus:
6 siung bawang merah
6 siung bawang putih
3 butir kemiri
4 gr terasi
3-4 buah kencur
8 cabai rawit merah
1 sdt lada putih utuh
1 sdm cabai bubuk
75 ml minyak
Langkah:
1. Rebus ceker dengan air, garam, dan cuka hingga matang dan empuk ±30-50 menit
2. Blender semua bahan bumbu halus lalu tumis dengan api sedang dan tambahkan daun bawang bagian putih, masak hingga wangi
3. Masukkan bakso dan cabai rawit iris, masak hingga kering lalu tambahkan air
4. Bumbui dengan saus sambal, saus tiram, garam, gula, merica, dan kaldu bubuk / penyedap
5. Masukkan telur sambil terus diaduk, tambahkan ceker yang sudah direbus, kwetiau lalu tutup dan masak hingga matang
6. Masukkan daun bawang hijau, kangkung, dan kemangi lalu aduk rata kemudian matikan api
7. Seblak kwetiau siap disajikan
*
Berita Terkait
-
Resep Fruit Pie untuk Persiapan Jamuan Natal, Berlimpah Buah-buahan dan Tampilannya Menggoda
-
2 Resep Cara Membuat Bumbu Bakaran Ayam untuk Rayakan Tahun Baru 2023
-
Resep Klepon Cinnamon Roll yang Legitnya Memanjakan Lidah, Inspirasi Hidangan Spesial untuk Natal dan Tahun Baru 2023
-
Resep Bakso Cuanki Serayu Khas Bandung, Kenyal dan Gurihnya Sama Persis! 1 Bahan untuk Semua Jenis Isian
-
Resep Bistik Goreng Saus Mentega Antigagal, 6 Bahan Sederhana Bisa Disulap jadi Hidangan Mewah
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Ni Luh Djelantik Sentil Keras I Wayan Koster, Kritik Gubernur Bali Minim Empati
-
Waga non Kaltim Tak Boleh Nyinyiri Rudy Mas'ud, Pakar Komunikasi: Fenomena Defensif
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!