SuaraBandung.id - Hebohnya pengakuan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, SF Hariyanto terkait barang-barang KW yang digunakan istri dan anaknya beredar di media sosial.
Sosok ini muncul dan mengatakan bahwa pernyataan SF Hariyanto adalah bohong. Ia juga mengatakan bahwa putri Sekdaprov Riau itu baru saja pergi ke Korea, bulan lalu.
"Bohong bgt, anak nya mutual aku. Bulan lalu abis dari korea, beberapa kali ke korea dan luar negeri," cuit @beautybynaa mengomentari sebuah video pendek yang memuat pengakuan SF Hariyanto, Rabu (22/3/2023).
Tak hanya itu, akun Twitter tersebut mengatakan bahwa tas branded milik anak SF Hariyanto itu juga banyak dan dipajang di rak kamarnya.
Juga terkait outfit yang serba luxury dan kebiasaan membeli merch K-pop dengan sangat mudah dan tanpa perhitungan.
"Tas branded nya banyak bgt dipajang di rak kamar nya, outfit nya bener bener luxury brand semua, beli merch kpop kayak beli kuaci," ungkapnya lagi.
Awalnya @beautybynaa mengira bahwa orang tua dari anak SF Hariyanto adalah seorang pengusaha sawit.
Namun setelah berita keluarga mereka mencuat ke publik, ia baru mengetahui kebenarannya.
Oleh karena itu, dirinya yang sempat kagum dengan gaya mewah gadis itu, kini menjadi sangsi.
Baca Juga: Rapat Paripurna Berjalan Kondusif dan Aspiratif Meski Terdapat Penolakan Pengesahan Perppu Ciptaker
Apalagi, jika isu terkait sumber uang yang tidak halal dan masuk ke kantong sang Sekdaprov dan keluarganya benar adanya. (*)
Sumber: Twitter @beautybynaa
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik