SUARA BANDUNG - Peradilan untuk Agnes Gracia (AG) masih berjalan, atas keterlibatannya dalam kasus penganiayaan terhadap David Ozora, bersama Mario Dandy dan Shane Lukas.
Kabar bahwa AG dituntut 4 tahun penjara menjadi heboh. Hal ini lantaran, pihak dari David Ozora, terutama keluarganya, menginginkan hukuman maksimal untuk para pelaku.
Melihat hal itu, sesosok warganet lantas mengomentari salah satu cuitan dari kuasa hukum keluarga David Ozora, Melissa Anggraeni.
Dalam tulisannya, Melissa memberikan pendapat bahwa AG seharusnya dikenai Pasal 355 ayat 1 jo pasal 55 KUHP, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun kurungan penjara.
Namun, karena AG masih dalam kategori pelaku anak, maka pidananya bisa dipotong 1/2, sehingga seharusnya menjadi maksimal 6 tahun.
Warganet yang melihat hal itu pun berpendapat lain, ia mengatakan bahwa perlu ada pertimbangan tuntutan yang dimaksud dan terlihat mengkritisi tuntutan dari pihak David Ozora.
"YANG TERLIHAT ADALAH DENDAM, dan memaksa AG harus dikenakan hukuman maksimal. Padahal dia PEREMPUAN yg MUDA dan nampaknya sudah jadi objek SEKS, termasuk dugaan pelecehan seks oleh David. Terlibat, ya. Jadi pelaku utama? Tidak. Jadi mastermind? Tidak terbukti. Apa alasan maksimal?," cuit @dawiguna pada hari Rabu (5/4/2023).
Tak lama setelah menuliskan hal tersebut, ayah David, Jonathan Latumahina segera memberikan tanggapan. Ia menuliskan ketidaksetujuannya jika AG disebut sebagai objek seksual.
Jonathan mengatakan hal tersebut berdasarkan pernyataannya yang mengungkapkan AG sering mengirim foto kepada anaknya, hingga bilang kangen, meski hubungan keduanya sudah putus.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Gol Telat Buyung Ismu Selamatkan Barito Putera dari Keganasan Bhayangkara FC
"Objek seks kog sering kirim2 foto ke david dan ngomong kangen2 padahal udah putus, dan itu dia akui di persidangan. Tunggu sidang mario besok ya, terbuka tuh sidangnya.," kata @seeksixsuck
Tak hanya hal itu, Jonathan kembali memberikan peringatan kepada warganet itu supaya bersiap mempertanggungjawabkan cuitan yang telah ia ditulis.
"Siap pertanggungjawabkan omonganmu ya pak. Jangan diapus," tambahnya. (*)
Sumber: Twitter @MellisA_An @dawiguna @seeksixsuck
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Review The Sweater: Pelajaran Sederhana tentang Berbagi dan Peduli
-
Bakal Heboh di Akhir Bulan Ini! Demon Slayer hingga Bloody Smart Siap Tayang di OTT CATCHPLAY+
-
Hadapi Kamboja Malam Ini, Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk John Herdman Putar Otak
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
-
AS dan Iran Hentikan Aksi Militer, Harga Minyak Anjlok 5 Persen!
-
4 Shio yang Hidupnya Jadi Lebih Mudah Mulai Hari Ini, Semua Tantangan Terlewati
-
Mojtaba Khamenei Tegas: AS Mau Damai, Suruh Israel Hentikan Serangan ke Lebanon
-
Revolusi Kecoak Gen Z India: Berawal dari Komentar Hakim Jadi Meme dan Gerakan Perlawanan