SUARA BANDUNG - Nama Arteria Dahlan menjadi perbincangan publik pasca mencuatnya kasus transaksi janggal di kemenkeu sebesar 349 Triliun Rupiah.
Hal tersebut akbirnya menuai perseteruan antara Arteria Dahlaan dan Mahfud MD lantaran Arteria Dahlan tak terima jika dirinya disebut sebagai Makelar Kasus.
Buntut dari perseteruan tersebut, kini muncul berbagai kabar terkait Mahfud MD ataupunn Arteria Dahlan di media sosial.
Baru-baru ini sebuah kabar terdengar bahwa Arteria Dahlan telah dipecat dari partai lantaran mengancam Mahfud MD.
Lantas benarkah kabar tersebut?
Kabar tersebut mencuat lewat sebuah video yang diunggah oleh kanal Youtube Garuda News pada Kamis (6/4/23) kemarin dengan judul ARTERIA DIPECAT DARI PARTAI KARNE TERBUKTI MENGANCAM MAHFUD MD & MENGHALANGI PENYIDIKKAN TPPU
Dalam thumbnail video tersebut tampak gambar logo partai PDI Perjuangan dengan keterangan ARTERIA DIPECAT DARI PARTAI KARENA TELAH MENGHALANGI PENYIDIKAN TPPU
Dalam video berduarasi 8 menit tersebut, narator membahas perihal Mahfud Md yAng telah membongkar adanya temuan transaksi janggal di Kemenkeu.
Baca Juga: Melihat Ria Ricis, 3 Aspek Finansial Ini Harus Disepakati Bersama Pasangan
Narator tersebut juga menjelaskana bahwa penemuan transaksi janggal tersebut terungkap lantaran buntut dari kasus yang menyeret nama Rafael Alun.
Namun, narator sama sekali tidak menyinggung bahwa Arteria Dahlan telah dikeluarkan dari partai atau tuduhan terbukti mengancam Mahfud MD.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran tim Suara Bandung, kabar terkait Arteria Dahllan yang dikeluaurkan dari partai karena terbukti ancam Mahfud MD dan menghalangi penyidikan TPPU adalah hoaks atau bohong.
Video tersebut sama sekali tidak menyebutkan ataupun menjelaskan bahwa Arteria Dahlan telah dikeluarkan dari partai PDI Perjuangan.
Video tersebut justru membahas mengenai sosok Mahfud MD yang telah membongkar adanya transaksi jaanggal di Kemenkeu sebesar 349 Triliun Rupiah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
BRI Life Buka 2026 dengan Gemilang, Rasio Klaim Jauh di Bawah Rata-Rata Industri
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Status WNI Dicabut, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Jadi Buronan Internasional Kasus Pelecehan
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur