/
Rabu, 19 April 2023 | 09:00 WIB
Gerhana Matahari Hibrida di bulan Ramadhan, tanda kemunculan Imam Mahdi? Begini Kata Buya Yahya (Pixabay/Buddy_Nath)

SUARA BANDUNG - Pada sebuah kajian, seorang jamaah menanyakan hubungan antara fenomena Gerhana Matahari Hibrida di bulan Ramadhan 2023, dengan munculnya Imam Mahdi.

Diketahui, fenomena Gerhana Matahari Hibrida tersebut, diprediksi akan terjadi pada hari Kamis (20/4/2023) nanti. Oleh karena itu, jamaah dalam kajian Buya Yahya, menanyakan hal tersebut.

Buya Yahya lantas menjawab pertanyaan sang jamaah yang menghubungkan datangnya Gerhana Matahari Hibrida tersebut, dengan tanda munculnya Imam Mahdi.

Berkaitan dengan hal itu, Buya Yahya menjelaskan bahwa sebagai umat Islam, kita tak perlu menebak-nebak datangnya Imam Mahdi.

Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, disarankan oleh Buya Yahya untuk beribadah secara khusyuk dan beriman kepada Allah SWT secara benar, sehingga bisa menjadi pasukan dari Imam Mahdi.

"Nggak usah dicarai-cari nanti, akan datang pada waktunya. Kalau emang Anda punya iman dan memang kuat, di saat nanti Imam Mahdi datang, Anda akan menjadi pasukannya," jawab Buya Yahya, seperti dikutip pada Rabu (19/4/2023).

Pencarian Imam Mahdi, justru bisa memunculkan berbagai dusta yang tidak benar. Padahal, sosok akhir zaman yang diutus oleh Allah sebagai khalifah atau amirul mukminin tersebut nantinya akan ada ciri-cirinya.

Justru, salah satu ciri-ciri yang melekat pada Imam Mahdi nantinya ialah sosok yang tidak mau memasyhurkan dirinya, seperti dalam riwayat yang telah dituliskan.

Oleh karena itu, Buya menegaskan bahwa tidak perlu umat Islam mencari-cari Imam Mahdi. Apalagi mengaitkannya dengan datangnya Gerhana Matahari.

Baca Juga: Yana Mulyana Ditangkap KPK, Atalia Praratya Akan Dapat Keuntungan Ini

"Nggak usahlah kita nunggu gerhana, nggak usah kita cari-cari, nanti akan datang pada waktunya. Kita bukan untuk menunggu-nunggu Imam Mahdi begitu. Kita menyiapkan diri kita dengan keimanan," tegasnya. (*)

Sumber: Youtube Al-Bahjah TV

Load More