SuaraBandungBarat.id - Misteri kasus Pembunuhan tewasnya Brigadir J sedikit-sedikit mulai terungkap kebenarannya dan sudah saatnya kasus tersebut diangkat ke publik.
Meskipun, pada prosesnya masih banyak kejanggalan sehingga menuai kontroversi di sejumlah kalangan masyarkat atau para pengamat ahli yang menilai kasus kematian Brigadir J.
Tentunya, tidak sedikit orang-orang yang ada dilingkaran Institusi Kepolisian ikut terlibat dalam kasus tersebut, mulai dari dalang pembuat skenario, eksekutor pembunuhan, sampai dengan pihak yang menghalang-halangi penyidikan Polisi atau Obstruction Of Justice.
Diketahui sebelumnya, dalam kasus kematian Brigadir J beberapa Perwira Tinggi sampai Perwira Menengah ikut terseret dalam skenario Ferdy sambo.
Namun sejauh ini upaya kepolisian pun terus melakukan penyelidiki secara mendalam sehingga tidak ada satu adegan yang terlewatkan, terlebihan dalam penguraian skenario kasus tewasnya Brigadir J.
Kronologi pengakuan Kuat Ma'ruf saat diperiksa penyidik terkait uji kebohongan atau lie detector.
Akhirnya Om Kuat salah satu tersangka berkata Jujur soal skenario Ferdy Sambo dalam kasus Brigadir J.
Om Kuat atau Kuat Ma'ruf merupakan tersangka kasus pembunuhan Brigadir j.
Om Kuat adalah sopir pribadi Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.
Baca Juga: Rasa Gurih dan Legitnya Daging Udang, Bikin Resep Udang Saus Tiram ini Menggugah Selera
Saat peristiwa di Magelang dan Duren Tiga, disebut bahwa Kuat Ma'ruf berada di TKP.
Kini akhirnya Om Kuat atau Kuat Ma'ruf berkata jujur soal skenario Ferdy Sambo sang atasan.
Peristiwa berdarah di Duren Tiga mulai sedikit terang.
Polisi akhirnya menyampaikan hasil uji kebohongan (lie detector), terhadap lima tersangka.
Dari lima orang tersangka yang menjalani pemeriksaan, 3 diantaranya memberikan keterangan secara jujur, namun dua lainnya masih tidak diungkap oleh Polisi.
Tiga orang yang disebut berkata jujur adalah Tersangka Richard Eliezer atau Bharada E, Ricky Rizal atau Bripka RR, dan Kuat Maruf. Ketiganya menjalani pemeriksaan lie detector pada Senin, 5 September 2022.
Tag
Berita Terkait
-
Rasa Gurih dan Legitnya Daging Udang, Bikin Resep Udang Saus Tiram ini Menggugah Selera
-
Jokowi Teken Keppres Pemberhentian Jhoni Allen dari Anggota DPR, Demokrat Sudah Siapkan Pengganti
-
Juventus vs Benfica, Massimiliano Allegri: Lawan Tim Portugal Itu Sulit
-
Ingin Optimalkan Software Ponsel, Jadi Alasan Asus ROG Phone 6 Telat Masuk Indonesia
-
Hore! NTRL Boleh Pakai Nama Netral Lagi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Rahasia Kode Lampu Sein Bus AKAP di Malam Hari, Sinyal Krusial Bagi Kendaraan Kecil
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Waspada Godzilla El Nino: Wagub Lampung Perintahkan Satgas Siaga Satu Hadapi Titik Api
-
JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit
-
Jejak Rokok dan Cambukan di Punggung: Tragedi Pilu Anak TK Dianiaya Ayah Tiri di Lumajang
-
Jualan Pakai Kursi Roda, Pak Tarno Jawab Kekhawatiran Netizen Soal Kondisinya saat Ini
-
MBG di Persimpangan: Investasi SDM Masa Depan atau Malah Jadi Beban Fiskal?