SuaraBandungBarat.Id - Tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (01/10/3022) yang menewaskan ratusan supporter membuat kita berfikir dua kali untuk datang langsung.
Namun, menyaksikan langsung aksi-aksi bintang sepak bola langsung di stadion memang memberikan sensasi berbeda bila dibanding hanya menonton melalui layar televisi atau live streaming di gadget.
Gegap gempita massa suporter dan melihat pemain dari jarak dekat selalu jadi alasan berbondong-bondong mengisi tiap sisi tribun.
Bagi kamu yang baru memutuskan pertama kali menonton pertandingan sepak bola di stadion ada beberapa hal perlu kamu perhatikan biar tidak kesulitan.
Naik kendaraan umum
Bila tak mau direpotkan dengan masalah parkir, kamu bisa menggunakan kendaraan umum.
Keuntungannya kita bisa langsung masuk dan keluar stadion kemudian pulang dengan nyaman saat yang lain saling mendahului mengeluarkan kendaraan mereka dari area parkir stadion.
Kendaraan umum paling praktis ialah menggunakan tranportasi online, cukup pesan lewat smartphone, driver pun datang.
Bawa Makanan dan Minuman dari Rumah
Baca Juga: Menpora Minta PSSI dan LIB Lakukan Investigasi Tragedi Kanjuruhan
Membawa makanan ringan dan minuman penting untuk menemani kamu menunggu kick off hingga pertandingan usai.
Khusus minuman hindari membawa minuman bersoda karena akan membuat kita selalu ingin buang air kecil.
Selalu Sedia Jas Hujan Pertandingan
Cuaca tak bisa ditebak, begitu pun saat kamu menonton pertandingan.
Syukur-syukur kalau cuaca cerah, tapi kalau sudah diguyur hujan bukan hanya menyulitkan pemain di lapangan tapi juga kamu yang pasti susah menikmati pertandingan.
Biar fokus menonton tanpa perlu dihebohkan mencari tempat berteduh dan bingung pulang karena baju basah ada baiknya sedia selalu jas hujan yang terbuat dari bahan parasit atau jas hujan sekali pakai yang terbuat dari kantong plastik.
Berita Terkait
-
Instruksi Tegas Jokowi Ke Kapolri Dan Ketum PSSI Buntut Tragedi Kanjuruhan: Evaluasi Total Laga Sepak Bola
-
Korban Stadion Kanjuruhan Terus Bertambah, Arema FC Sebut Sudah Lebih 180 Orang
-
IPW Desak Kapolri Copot Kapolres Malang, Buntut Kerusuhan Aremania di Stadion Kanjuruan
-
Duel Persib vs Persija Ditunda, Panpel: Seluruh Tiket yang Sudah Dibeli Tetap Bisa Digunakan
-
Buntut Tragedi di Stadion Kanjuruhan Laga Persib vs Persija Ditunda, Polda Jabar Bilang Begini
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta