/
Selasa, 25 Oktober 2022 | 20:53 WIB
Momen terdakwa Bharada E saat meminta maaf kepada orang tua Brigadir J pada persidangan di PN Jaksel, Selasa (25/10/2022) (Suara.com)

SuaraBandungBarat.id- Ayah Brigadir Yosua, Samuel Hutabarat, mengaku sudah menerima permintaan maaf dari Bharada Ricard Eliezer atau Bharada E atas perbuatannya menembak Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo.

Hal tersebut diungkapkan Samuel Hutabarat menjawab Majelis Hakim perihal permintaan maaf dari terdakwa Bharada E pada persidangan lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J dengan agenda pemeriksaan saksi yang digelar di PN Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022).

Ia mengatakan, permintaan tersebut diterima lantaran terdakwa Bharada E telah mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga Brigadir J.

"Memang Eliezer sudah meminta maaf dan mengakui semua kesalahannya apa yang telah dia perbuat," katanya.

Ia menambahkan, kendati sudah dimaafkan namun pihaknya meminta Bharada E tetap mengikuti proses persidangan yang saat ini masih terus berlangsung.

"Oleh karena itu apa yang udah diperbuat oleh Bharada E sudah diakuinya secara terbuka tentu kita selaku umat Tuhan harus mengikuti ajarannya tapi dalam hal ini kami tidak mau melampaui proses hukum. Biarlah proses hukum berjalan sesuai yang ada," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ayahanda Brigadir J ini meminta Bharada E agar berkata jujur selama proses persidangan berlangsung dan berharap bisa menyampaikan yang sebenarnya terjadi di Duren Tiga saat itu.

"Yang saya mohon sebelumnya saya memohon kepada Bharada E. Coba lihat saya nak kamu harus berkata jujur apa yang kamu lihat, apa yang kamu rasakaan saat kejadian saya mohon di persidangan selanjutnya kamu jujur Tuhan Yessus menyertaimu," katanya.

Selanjutnya, Majelis Hakim kemudian mempersilakan Ibunda Brigadir Yosua, Rosti Simajuntak untuk menyampaikan permohonannya kepada Bharada E pada persidangan tersebut.

Baca Juga: Nikita Mirzani Ditahan Agar Tak Melarikan Diri dan Menghilangkan Barang Bukti

Rosti meminta Ricard untuk dapat memberikan keterangan yang jujur dalam persidangan. Pasalnya, kematian anaknya yakni Yosua atau Brigadir J merupakan sebuah kehilangan yang berat baginya.

"Kami mohon, ibu yang berduka berat kepergian anak kami dirampas nyawanya, secara manusia kalian tidak ada hati nurani. Itu saja saya mohon Bharada E, sebagai ibu, kamu juga punya ibu mohon berkata jujur anakku, jangan ada yang dibohong-bohongi," katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Brigadir Yosua, Kamaruddin Simajuntak membeberkan perkataan Bharada Ricard Eliezer atau Bharada E saat sungkem ke ibunda Yosua, Rosti Simajuntak dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) pada Selasa (25/10/2022). Dalam momen tersebut, Ricard menyampaikan permohonan maaf ke Rosti.

"Itu minta maaf, dia bilang minta maaf," kata Kamaruddin kepada wartawan di PN Jaksel, Selasa (25/10/2022).

Kamaruddin menyebut pihak keluarga sejatinya akan memaafkan Ricard seusai insiden berdarah di Duren Tiga.

“Saya kalau memang tulus dan itikad (pemohonan maafnya) kami terima," katanya. (*)

Load More