/
Minggu, 08 Januari 2023 | 12:46 WIB
Tangkapan layar saat Tiko berbincang bersama Ashanty (YouTube NGOBROL ASIX)

SuaraBandungBarat.id- Tiko seorang anak yang viral lantaran merawat ibunya di rumah mewah di kawasan kompleks PLN daerah Cakung, Jakarta Timur. Tiko menjadi sosok remaja inspiratif usai merawat sang ibu tanpa air dan listrik selama 12 tahun.

Tiko mengatakan, dirinya sempat mengenyam pendidikan hingga kelas 1 SMP sebelum ibunya (Eny) memintanya berhenti sekolah tanpa alasan yang jelas.

“Awal mulanya aku pendidikan sampai kelas 6 SD dulu lanjut sampai SMP kelas 1 beranjak kelas dua aku putus. Putusnya itu karena permintaan mamah dan alasanyya itu aku ga tau jadi aku nurut aja,” katanya seperti dikutip dari kanal YouTube NGOBROL ASIX, Minggu (8/1/2023).

Sebagai anak kecil, kata dia, ia pun dulu memiliki hasrat seperti anak yang lain untuk bermain dan sekolah. Namun karena kondisi sang ibu yang menurun kesehatannya membuatnya memilih untuk merawat sang ibu.

“Sebenernya dari diri aku sendiri juga emang untuk hasrat main dengan teman yang lain itu ada, cuman kan dengan kondisi mamah juga,” jelasnya.

Ia menyebut, kondisi kesehatan sang ibu tak separah seperti saat ini. Bahkan saat awal berpisah dengan sang ayah, ibunya tersebut masih melakukan aktivitas normal bahkan berjualan.

“Waktu itu mamah kondisinya tidak separah seperti saat ini, mamah masih suka berinteraksi sosial masih suka kegiatan dengan lingkungan,” katanya.

“Dulu itu pada saat awal-awal putus dari papah pisah dengan mamah, mamah itu kegiatannya sih bikin gorengan, kue-kue gitu dan masih ada keinginan untuk dagang. Kondisinya masih baik-baik saja masih stabil,” katanya.

Pada awal perpisahan orangtuanya, Tiko menjual gorengan dan kue buatan ibunya di sekitar komplek rumahnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun hal tersebut tak berlangsung lama seiring kondisi kesehatan sang ibu yang terus menurun.

Baca Juga: Ramai Ide Megawati Diusung PDIP Jadi Capres 2024: Sepantaran dengan Trump dan Biden

“Dari situ aku paling keliling komplek ngejualin gorengan atau menitipkan ke warung sampai akhirnya mamah ga sampai setahun berhenti karena mulai menurun kesehatannya dan akhirnya yah menggunakan tabungan dari mamah untuk kehidupan sehari-hari,” katanya.

“Belum lama tabungan itu habis yah, aku juga harus cari kerja sementara aku waktu itu aku masih sekolah. Paling mamah memutuskan untuk mejual perabotan-perabotan rumah begitu,” katanya.

Ia menyebut, usai berhenti berjualan karena kesehatan sang ibu menurun dengan sejumlah gejala yang dialami seperti berhalusinasi dan ngobrol sendiri pengurus RT dan tetangga di lingkungannya mulai memberikan penawaran untuk bekerja sebagai security komplek.

“Cuman untuk gejala-gejala ringannya seperti halusinasi suka ngomong-ngomong sendiri dari situ bertahan beberapa bulan sampai akhirnya pa RT dan lingkungan itu membantu untuk agar bekerja di sini sebagai security dan membantu mengamankan,” katanya.

“Untuk berapa umur itu aku ga inget tapi sejak putus sekolah sampai sekarang aku jadi security berjalan kurang lebih lima tahun. Tidurnya tetap di rumah. Jadi saat kerja karena jaraknya ga jauh pulang pergi aja gitu. (*)

Sumber: YouTube NGOBROL ASIX berjudul EKSKLUSIF!!CERITA LENGKAP KEHIDUPAN TIKO & IBUNYA BELASAN TAHUN DI RUMAH MEWAH TANPA LISTRIK & AIR

Load More