SuaraBandungBarat.id - Sosok dibalik akun tiktok @intan_komalasari92 yang viral karena melakukan aktivitas mengemis online dengan konten lansia mandi lumpur atau mengguyur air diperiksa polisi.
Sebagaimana kita ketahui, konten-konten sejenis memang sering bermunculan di beranda tiktok akhir-akhir ini.
Skema dari konten mandi lumpur tersebut adalah melakukan live di aplikasi Tiktok dan menunggu mendapatkan gift. Setelah mendapatkan gift, biasanya user tersebut rela melakukan apapun hingga mengguyur badannya di tengah kolam malam hari.
Setelah diselidiki oleh pihak kepolisian, ada sekitar 30 video yang menampakkan aktivitas mandi lumpur dan mengguyur air di kolam. Dan semuanya menampilkan sosok-sosok lansia.
Warganet ramai berkomentar dan resah, karena aktivitas tersebut termasuk eksploitasi para lansia. Beberapa influencer juga geram.
Salah satunya Jhon LBF, sosok pengusaha itu bahkan hingga menawari pekerjaan bagi sosok dibalik akun mandi lumpur tersebut.
Namun tak disangka, justru sosok tersebut malah meminta uang senilai Rp 200 juta dan mengaku akan dipakai sebagai modal usaha.
Rabu (18/01/2023) Kabid Humas Polda NTT Kombes Artanto menjelaskan bahwa keberadaan pemilik akun tersebut di Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.
"Anggota Subdit Siber melakukan profiling dan menemukan lokasi pemilik akun tersebut," ucap Kombes Artanto.
Baca Juga: Adik Perempuan Ferry Irawan Tak Terima Kakaknya Disebut Parasit
Pemilik akun dan sosok lansia yang sering tampil di video sedang jalani pemeriksaan di Polres Lombok Tengah.
Pemeran lansia disinyalir ada 3 orang, bernisial LS (49), IR (54), dan HRT (43). Ketiganya merupakan kerabat dari pemilik akun dan tetangga.
Sedangkan pemilik akun tiktok tersebut adalah sepasang suami istri bernama SAH dan IK.(*)
Berita Terkait
-
Biodata dan Profil Jhon LBF, Sosok Pengusaha yang Tawarkan Pekerjaan untuk Tiko Hingga Pengemis Online!
-
Fenomena Ngemis Online di TikTok Bikin Resah, Mensos Risma Keluarkan Surat Edaran
-
Pemilik Konten Emak-emak Mandi Lumpur Ada di NTB, Polisi Datangi TKP
-
Viral Konten TikTok Emak-emak Mandi Lumpur, Polisi Sampai Turun Tangan
-
Profil dan Biodata Jhon LBF, Pengusaha yang Tawarkan Pekerjaan Pada Orang yang Kerap Bikin Konten Ibu-ibu Mandi Lumpur
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial