SuaraBandungBarat.id- Ketua LAKPESDAM PCNU KBB Saiful Rachman menegaskan, perkembangan dunia digital harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana dakwah saat ini.
Menurutnya, di era saat ini perkembangan teknologi berkembang pesat dan dinamis. Salahsatunya dengan terus berkembangnya media digital atau media sosial yang digunakan masyarakat.
"Satu diantaranya adalah tren teknologi pada era milenial. Kini dengan adanya media digital atau media sosial lebih cepat dan mudah dalam mengakses sebuah informasi," katanya.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi ini menjadi bagian penting dijadikan sebagai media dalam berdakwah. Oleh karena itu, kegiatan dakwah perlu mengoptimalkan perkembangan teknologi dan segala instrumennya saat ini.
"Sebab dakwah merupakan seruan, panggilan dan ajakan serta mendorong seseorang untuk melakukan kebaikan dan kemanfaatan," katanya.
"Jika tidak mengoptimalkan perkembangan teknologi, maka dakwah akan tertinggal dan semakin melambat serta akan memengaruhi akhlak dan moral pada generasi milenial," imbuhnya.
Ia menegaskan , melalui dakwah digital di media sosial merupakan sarana komunikasi yang tren di masa kini.
"Hal itu dapat menjadi ketertarikan bagi anak muda milenial untuk melakukan dakwah atau mengakses informasi tentang dakwah," katanya.
"Hal ini disebabkan karena banyaknya orang yang memanfaatkan media sosial sebagai media dalam upaya penyampaian pesan dakwah tutur," tandasnya. (*)
Baca Juga: Api Abadi Mrapen, Ini Fakta Unik dan Kaitannya dengan Upacara Waisak 2023
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk
-
IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor
-
Politik Simbol di Balik Klaim DNA India Prabowo, Narasi Baru Diplomasi?
-
KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa
-
Facundo Tello Pimpin Prancis vs Maroko, Deschamps Singgung Wasit Francois Letexier
-
Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa
-
Cari Tontonan Telenovela yang Seru? Ini 7 Rekomendasi Terbaik di Netflix
-
NewJeans Digugat di Amerika Serikat, Lagu ETA Dituduh Langgar Hak Cipta
-
4 Sabun Cuci Muka Scora Rp30 Ribuan untuk Kulit Kusam, Berjerawat, dan Sensitif
-
Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi