SUARA BANDUNG BARAT - Seorang ibu-ibu menangis tersedu-sedu karena saking takutnya dengan paket misterius yang berisi belasan ular untuk suaminya.
Mulanya diperlihatkan sekumpulan warga tengah berusaha memasukkan beberapa ular ke dalam sebuah kotak menggunakan tongkat dan alat bantu.
Pada saat bersamaan, terdengar suara tangisan seorang ibu-ibu yang begitu tersedu-sedu, bahkan hingga ular-ular tersebut berhasil dimasukkan semua ke dalam kotak.
Dari keterangan video yang diunggah akun Instagram @memomedsos, diketahui bahwa suami dari ibu-ibu tersebut merupakan seorang dosen.
Peristiwa paket misterius itu terjadi di Perumahan Malangwijan Indah, Colomandu, Karanganyar yang tidak diketahui siapa pengirimnya.
Menurut informasi, paket tersebut diantar oleh seseorang yang mengenakan helm serta masker, akan tetapi bukan jasa pengiriman paket.
Tidak hanya itu, paket tersebut juga diletakkan di pos satpam perumahan kemudian pria tersebut pergi.
Dari CCTV yang merekam perbuatan pelaku, terlihat plat nomor motor yang digunakannya, akan tetapi plat nomor motornya palsu.
Paket tersebut sampai ke rumah ibu-ibu tersebut karena pada kotaknya tertulis alamat lengkap tujuan pengirimannya.
Baca Juga: Jakarta Darurat Polusi Udara, Fraksi NasDem Usul DPRD DKI Bentuk Pansus
Melihat video tersebut, tidak sedikit netizen yang justru berasumsi bahwa hal tersebut merupakan balasan dari perbuatan sang dosen.
"Bayangin kalau ketauan yg ngirim paket ternyata mahasiswa/i nya sendiri, apa ga makin dipersulit atau bahkan di DO," tulis @yamanakutahu.
"pelakunya kemungkinan mahasiswa yg di persulit dlm penyelesaian skripsi kyknya,,who know's," tulis @martian_ripper.
"Jgn jgn yg kirim selingkuhan atau istri siri pak dosen... ??." tulis @ysnekaboneka.
"Jangan jahat2 jd dosen,dikirimin barang aneh kaaaannnn," tulis @astuty,maya.
"kalo mahasiswa yg stress sudah bertindak begini ay jadinyaa, coba kirim ini ke pembimbing elu wakakak," tulis @tiarrandini.
Menurut informasi tambahan juga, disebutkan bahwa penerima paket misterius itu sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.(*)
Berita Terkait
-
VIRAL! Aksi Heroik Pria Panjat Tiang Bendera saat Upacara Kemerdekaan RI ke-78 di Ciputat Timur karena Tali Bendera Putus saat Hendak Dikibarkan
-
Upacara HUT ke-78 RI, Para Menteri Jokowi Kompak Pakai Baju Adat di Istana
-
Profesional! Detik-detik Sepatu Paskibraka Lilly Indriani Lepas Usai Pengibaran Bendera
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Rumah Mewah di Sentul City Bogor Digeledah Gabungan Polri
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal