Warga Kroasia bersedih setelah Argentina memadamkan harapan tim Piala Dunia mereka dalam kekalahan telak 3-0 di semifinal, tetapi emosi utama mereka adalah kebanggaan bahwa negara kecil itu telah mencapai empat besar.
Di tengah suhu di bawah nol derajat, beberapa ribu orang berkumpul di zona suporter di alun-alun utama kota Zagreb untuk mendukung Luka Modric dan kawan-kawan melalui layar raksasa, Selasa.
Banyak yang mengenakan kaus merah-putih kotak-kotak di dalam mantel musim dingin mereka.
Harapan mereka jelang pertandingan cukup tinggi, didorong oleh kemenangan 4-2 melawan Brazil melalui adu penalti pada hari Jumat.
Banyak orang Kroasia berharap skuad yang dipimpin oleh gelandang bintang Luka Modric dapat mengulangi kesuksesan 2018 dan mencapai final Piala Dunia dan bahkan melangkah lebih jauh.
"Jika kami bisa mengalahkan Brazil, kami juga bisa mengalahkan Argentina," kata Viktor Gligo, seorang karyawan McDonald's kepada AFP sebelum pertandingan.
Tetapi pada jeda paruh waktu, ketika Argentina memimpin 2-0, kekecewaan mulai terjadi.
Ruzica Doroc, 62, mengatakan dia "kecewa karena Kroasia tidak menunjukkan level permainan yang sama seperti saat melawan Brazil".
Kemudian dia bersorak memikirkan playoff tempat ketiga yang akan datang ketika Kroasia akan menghadapi tim yang kalah dari semifinal kedua antara Prancis dan Maroko.
Baca Juga: Pro Kontra Pangkat Letkol Tituler Deddy Corbuzier, Tunjangan Tak Akan Diambil?
"Tapi untuk meraih tempat ketiga sudah menjadi sesuatu, kami luar biasa."
Mia Sragalj siswa sekolah menengah berusia 16 tahun, mengatakan kepada AFP bahwa jika Kroasia kalah dia akan "kecewa tetapi juga bangga karena kami melangkah jauh".
Meski kalah, para pendukung sempat merayakannya di alun-alun tempat mereka menyanyikan lagu-lagu suporter dan menyalakan flare.
Beberapa fans kesal dengan penalti yang diberikan saat kiper Dominik Livakovic bertabrakan dengan Julian Alvarez.
"Penalti seharusnya tidak diberikan, kiper kami berada di tempat yang tepat," kata penggemar berusia 18 tahun Jan Mesic kepada AFP.
"Tapi, Argentina bermain bagus, mereka adalah tim yang lebih baik malam ini," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan