Suara.com - Jaksa Agung Basrief Arief meminta kepada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) untuk mengutamakan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan korupsi di PT Merpati Airlines.
"Saya panggil Jampidsus 3-4 hari lalu, saya minta (kasus Merpati) ini diprioritaskan," kata Jaksa Agung Basrief Arief dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi III DPR RI di Gedung Nusantara II lantai dua, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2014).
Pucuk pimpinan korps Adhyaksa yang akrab dipanggil Basrief itu menjelaskan bahwa dalam menjalankan bisnis, Merpati membeli dan menyewa pesawat. "Yang sedang ditangani Kejaksaan, terkait kasus pembelian pesawat Merpati," ujar Basrief.
Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi III DPR dari Partai Gerindra Martin Hutabarat menambahkan bahwa Merpati bermasalah dalam keuangan, bukan karena tidak ada keuntungan yang diperoleh dari operasional bisnis.
Sebab, sambung Martin, masyarakat di kawasan Indonesia Timur sampai harus mengantre untuk bisa mendapatkan kursi dan terbang dengan maskapai plat merah tersebut. "Merpati hampir bangkrut karena korupsi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara
-
Pembangunan 600 Huntara di Aceh Tamiah Rampung, Bisa Dihuni Korban Banjir
-
Diizinkan DPR, Purbaya Bakal Cawe-cawe Pantau Anggaran Kementerian-Lembaga 2026
-
Prediksi Harga Bitcoin dan Ethereum Tahun 2026 Menurut AI