Suara.com - Krisis politik yang terjadi di Ukraina membuat indeks di kawasan Asia terjun bebas. Indeks MSCI Emerging Market anjlok 1,3 persen ke level 953,60 dan indeks Kospi di Korea Selatan turun 0,2 persen. Aksi Korea Utara yang menembakkan dua rudal ke udara membuat indeks Kospi dan mata uang won melemah.
Sementara itu, indeks Hang Seng di Cina juga anjlok 1,4 persen. Ketegangan politik di Ukraina dan Korea membuat pasar khawatir perekonomian dunia akan semakin melambat. Selain itu, pengurangan stimulus oleh Bank Sentral Amerika diyakini akan membawa modal lari ke luar negara berkembang.
“Tidak ada yang suka apabila terjadi konflik antara dua negara superpower. Sangat mungkin, investor untuk sementara akan menjauh dari pasar hingga ada kepastian,” kata Ambareesh Baliga, analis dari Financial Services Ltd.
Ukraina telah memobilisasi tentaranya di seputar instalasi militer di Crimea. Wilayah Laut Hitam di Crimea menjadi pusat dari krisis di Ukraina setelah Presiden Viktor Yanukovich digulingkan.
Indeks Harga Saham Gabungan di Busa Efek Indonesia juga ikut terjun bebas. Pada sesi penutupan perdagangan Senin (3/3/2014), IHSG turun 40,71 poin (0,8b persen) ke level 4.579,76. Volume perdagangan 3,4 miliar lot dengan nilai transaksi Rp6,6 triliun.
Setelah dibuka di level 4.586, indeks sempat mencapai titik terendah di level 4.567,67. Hanya 77 saham bergerak naik, 204 saham turun dan 79 saham tidak berubah. Saham yang naik antara lain PT Timah, Visi Media Asia dan Bank Tabungan Negara. Sedangkan saham yang turun antara lain Adaro Energy, Alam Sutera Realty dan Hanson International. (Bloomberg/RTI)
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025
-
Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram
-
Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi
-
Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah
-
Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya
-
BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis
-
IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026
-
6 Daftar Promo Spesial Susu Anak di Alfamart, Pilihan Tepat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
-
Program Bedah Rumah 400 Ribu Unit Dirombak, Kementerian PKP Review Aturan BSPS
-
Waspada Penipuan Berkedok Adobe! Satgas PASTI Resmi Blokir Magento Gadungan