- IHSG di Bursa Efek Indonesia melemah 3,53 persen ke level 6.723,320 selama periode 11 hingga 13 Mei 2026.
- Aksi jual bersih investor asing mencapai Rp1,531 triliun dalam satu hari yang menekan sentimen pasar domestik secara signifikan.
- Kapitalisasi pasar BEI menyusut 4,68 persen menjadi Rp11.825 triliun seiring penurunan frekuensi, nilai, dan volume transaksi perdagangan harian.
Suara.com - Laju IHSG hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan tren melemah dalam periode perdagangan singkat pada 11 hingga 13 Mei 2026.
Berdasarkan data perdagangan terbaru, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona negatif dengan mengalami penurunan sebesar 3,53 persen ke level 6.723,320, merosot cukup tajam dari posisi 6.936,396 pada penutupan pekan sebelumnya.
Penurunan ini membuat banyaknya arus modal asing yang keluar cukup deras.
"Sentimen negatif pasar dipertegas dengan aksi investor asing yang mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp1,531 triliun dalam satu hari perdagangan terakhir," kata Seketaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad, dalam pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/5/2026).
Dia menjelaskan, sepanjang tahun 2026 berjalan, tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan kian terasa seiring dengan akumulasi nilai jual bersih investor asing yang kini telah mencapai angka Rp40,823 triliun.
Selain itu, kondisi pasar saham Indonesia yang fluktuatif juga berdampak langsung pada nilai kapitalisasi pasar di bursa domestik.
Data BEI mencatatkan terjadinya penyusutan kapitalisasi pasar sebesar 4,68 persen menjadi Rp11.825 triliun, di mana angka ini berkurang signifikan dari perolehan pekan lalu yang masih bertengger di angka Rp12.406 triliun.
Penurunan ini juga diikuti oleh melambatnya aktivitas perdagangan harian di lantai bursa.
Rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan mengalami perubahan sebesar 0,56 persen, yakni menjadi 2,53 juta kali transaksi dari 2,55 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Baca Juga: Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
Koreksi lebih dalam terlihat pada rata-rata nilai transaksi harian yang anjlok sebesar 18,78 persen menjadi Rp18,82 triliun dari semula Rp23,05 triliun.
Sejalan dengan hal tersebut, rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini turut mengalami penurunan sebesar 22,01 persen menjadi 35,76 miliar lembar saham, dibandingkan 45,86 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Berita Terkait
-
Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta
-
IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok
-
IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959
-
Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI
-
Saham Lagi 'Diskon' atau Jebakan? Cek Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam