Suara.com - Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin mengharapkan, peresmian gedung baru BPS Provinsi DKI Jakarta dapat meningkatkan kualitas penyediaan data statistik.
"Kami memperbaiki infrastruktur dan melengkapi dengan teknologi informasi yang memadai, untuk menyediakan data yang berkualitas," ujarnya saat memberikan sambutan dalam peresmian gedung tersebut di Jakarta, Kamis (27/3/2014), seperti dikutip Antara.
Ia mengatakan, gedung baru akan mendukung kinerja operasional BPS dan meningkatkan kualitas pengelolaan barang milik negara, sehingga pelayanan data makin memadai dan membantu kesejahteraan masyarakat.
"Kami akan terus meningkatkan kualitas teknis agar data yang disajikan makin baik. Untuk itu, pembangunan gedung ini akan mendorong kinerja BPS dalam penyediaan berbagai jenis data," katanya.
Pembangunan gedung BPS Provinsi DKI Jakarta senilai Rp17,79 miliar dilakukan dalam kurun waktu 2012-2014. Gedung dengan luas bangunan 3.020 meter persegi, diperkirakan mampu menampung 80 pegawai BPS.
Sejak berdiri pada 1965, BPS Provinsi DKI Jakarta belum memiliki gedung dan selama ini menggunakan fasilitas gedung Pemprov DKI Jakarta di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Gedung baru BPS berlantai empat itu, memiliki ruang pelayanan statistik terpadu, konferensi video, ruang kerja, dan ruang pertemuan yang dapat digunakan untuk kepentingan publik, ruang pelatihan maupun diskusi.
Dengan berdirinya gedung BPS itu, lanjut Suryamin, diharapkan kinerja jajaran pegawai BPS Provinsi DKI Jakarta semakin meningkat dengan mengutamakan peningkatan pelayanan statistik kepada semua pihak dan mengusung semangat profesional, integritas, dan amanah. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta
-
Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia
-
Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal
-
Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok
-
Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog
-
IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat
-
Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan