Suara.com - Salah satu tugas berat yang dihadapi Menko Perekonomian baru, Chairul Tanjung adalah ancaman membengkaknya defisit anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014.
Ekonom Standard Chartered Bank, Fauzi Ikhsan mengatakan, defisit anggaran berpotensi membengkak karena melesetnya sejumlah asumsi makro ekonomi di APBN. Pertumbuhan ekonomi yang melambat akan membuat penerimaan pajak sulit mencapai target.
Dengan demikian, defisit anggaran hampir pasti akan bertambah. Salah satu cara paling mudah untuk meredam defisit anggaran adalah dengan mengurangi subsidi BBM.
“Kalau harga subsidi bbm dinaikkan maka alokasi subsidi bbm di APBN 2014 akan berkurang. Itu sebenarnya tantangan terbesar Pak Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian dalam lima bulan ke depan. Defisit anggaran tidak boleh lebih dari 3 persen PDB sesuai UU. Karena itu, salah satu cara untuk mengurangi pertambahan defisit adalah dengan menaikka harga bbm subsidi,” kata Fauzi ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Sabtu (17/5/2014).
Fauzi menambahkan, Indonesia bisa meniru cara India dalam menaikkan harga bbm subsidi. Kata dia, India menaikkan harga bbm dengan jumlah kecil setiap bulannya.
“Cara itu ternyata efektif. Kita sebenarnya bisa saja meniru cara itu, misalnya menaikkan Rp500-Rp1.000 per bulan. Kenaikan dalam jumlah kecil itu tidak akan terlalu berpengaruh kepada masyarakat,” tegasnya.
Dalam APBN 2014, pemerintah menargetkan defisit anggaran 1,59 persen dari PDB. Namun, target tersebut hampir pasti tidak akan tercapai. Pemerintah sudah berencana mengajukan APBN Perubahan 2014 ke DPR dengan mengubah sejumalh asumsi. Pertumbuhan ekonomi direvisi dari 6 persen menjadi di kisaran 5-5,5 persen, dan defisit anggaran menjadi sekitar 2-2,5 persen dari PDB.
Berita Terkait
-
Jadi Menko Perekonomian, Chairul Tanjung Mundur dari CT Corp
-
Chairul Tanjung: Memulai Sukses dari Bisnis Fotokopi
-
SBY Akhirnya Tunjuk Chairul Tanjung Sebagai Menko Perekonomian
-
Nanti Siang, SBY Tunjuk Chairul Tanjung sebagai Menko Perekonomian?
-
Menteri BUMN: Chairul Tanjung Paling Tepat Jadi Menko Perekonomian
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026