- Bursa Efek Indonesia membuka kembali suspensi perdagangan beberapa emiten, termasuk PT Indospring Tbk (INDS) efektif 3 Februari 2026.
- Saham SINI, ROCK, dan ELPI juga dibuka kembali pada 3 Februari 2026, namun mayoritas mengalami pelemahan harga signifikan.
- PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) dibuka kembali pada 4 Februari 2026 setelah sebelumnya sempat dihentikan sementara.
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka saham beberapa emiten yang sebelumnya digembok.
Dengan pembukaan ini, beberapa emiten pun akhirnya bisa kembali ke pasar modal. Beberapa emiten yang dibuka kembali adalah PT Indospring Tbk (INDS).
"Suspensi atas perdagangan Saham PT Indospring Tbk (INDS) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 3 Februari 2026," tulis Kadiv. Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., dalam keterangan tertulis, Senin (2/2/2026).
Selain itu, Bursa juga mengumumkan telah membuka kembali perdagangan Saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI), PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK), dan PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) mulai 3 Februari 2026.
Ditambah pembukaan pada PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 4 Februari 2026.
"Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00060/BEI.WAS/01-2026 tanggal 21 Januari 2026, perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dan berdasarkan penilaian bursa, maka dengan ini diumumkan bahwasuspensi atas perdagangan saham PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 4 Februari 2026," tulisnya.
Sebagai informasi, pada hari pembukaan kembali perdagangan, saham SINI tertekan turun. Harga berakhir di Rp17.300 per saham, melemah sekitar -9,90 persen setelah suspensi dicabut.
Selain itu, saham ROCK juga mengalami koreksi setelah kembali diperdagangkan.
Harga berada di Rp2.430 per saham, turun -10 persen dari harga sebelumnya.
Baca Juga: OJK Hormati Langkah Hukum Polri Datangi Shinhan Sekuritas Terkait Saham Gorengan
Saham ELPI menunjukkan tekanan jual pasca-dibuka kembali. Ditutup di sekitar Rp1.360 per saham, turun sekitar -3,20 persen pada penutupan sesi II perdagangan hari Selasa (3/2/2026).
Beberapa yang sudah dibuka, saham INDS menguat signifikan. Diperdagangkan kembali di level Rp815 per saham, naik +9,40 persen dibanding harga sebelum suspensi.
Berita Terkait
-
IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888
-
OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal
-
Pandu Sjahrir: Saham Gorengan Bikin Investor Asing Ragu Masuk RI
-
IHSG Hari Ini: Sentimen Positif MSCI dan Bursa Saham Dunia yang 'Kebakaran'
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Minyak Kemiri Murni vs Minyak Kemiri Bakar, Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
-
Duh! 1 Lowongan Kerja Kini Diperebutkan 16 Orang, Persaingan Makin Brutal
-
From Cat Stevens to Yusuf Islam: Saat Ketenaran Tak Lagi Cukup Mengisi Jiwa
-
Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026
-
Dewa 19 Janjikan Setlist Berbeda di Panggung HUT ke-3 Garuda TV, Lagu 'Langka' Siap Dibawakan
-
Timnas Indonesia Dibantai, Nguyen Xuan Son Singgung Gelar Juara Piala AFF 2026
-
Laba SSIA Berbalik Positif Rp262,6 Miliar, Bisnis Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan
-
Viral Pasien BPJS Harus Menunggu 8 Jam di IGD, IDI: RS Tidak Bisa Mendeteksi Emergensi?
-
Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir
-
2 Raksasa Maskapai Penerbangan Mulai Goyang karena Perang AS-Iran dan BBM Naik