- IHSG pada Rabu, 4 Februari 2026, sempat melemah lalu berbalik naik menjadi 8.146 atau menguat 0,29 persen pada pukul 09.07 WIB.
- Perdagangan tersebut mencatat transaksi 4,35 miliar saham senilai Rp 2,43 triliun, dengan saham naik lebih banyak dibanding turun.
- Proyeksi BRI Danareksa Sekuritas menyebut IHSG berpotensi menguat terbatas walau dibayangi pelemahan bursa global.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dua arah pada perdagangan, Rabu, 4 Februari 2026. Saat dibuka IHSG melemah 8.121, tapi pelemahan itu tak berlangsung lama.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.07 WIB, IHSG justru berbalik menghijau ke level 8.146 atau naik 0,29 persen.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 4,35 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,43 triliun, serta frekuensi sebanyak 283.900 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 331 saham bergerak naik, sedangkan 223 saham mengalami penurunan, dan 404 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, LRNA, SOHO, KJEN, JSPT, BATR, VAST, SMLE, LAJU, PADA, BEER.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, MORA, PIPA, FILM, LMPI, NINE, PACK, GRPM, SCNP, MINA, PSKT, CASS.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan berpeluang melanjutkan penguatan secara terbatas pada perdagangan hari ini meski pelaku pasar masih cenderung bersikap wait and see menanti kejelasan kebijakan serta hasil pertemuan regulator dengan MSCI.
Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, pergerakan IHSG masih dibayangi tekanan dari pasar global, setelah indeks saham utama di Wall Street ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya.
Baca Juga: Profil PT Minna Padi Asset Manajemen: Jaringan, Pemilik Saham dan Afiliasi PADI
Dow Jones Industrial Average turun 0,34 persen ke level 49.240,99, disusul S&P 500 yang terkoreksi 0,84 persen ke 6.917,81, serta Nasdaq melemah 1,43 persen ke posisi 23.255,19.
Di dalam negeri, IHSG pada perdagangan Selasa (3/2) berhasil rebound dan ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122. Meski demikian, penguatan tersebut masih disertai aksi jual bersih investor asing dengan nilai sekitar Rp 760,05 miliar.
BRI Danareksa menilai penguatan IHSG lebih bersifat technical rebound, terutama pada saham-saham konglomerasi yang sebelumnya mengalami koreksi cukup dalam dan telah menyentuh area support teknikal yang penting.
“IHSG berpotensi melanjutkan penguatan terbatas dengan resistance di kisaran 8.297 hingga 8.408,” tulis BRI Danareksa Sekuritas dalam risetnya.
Namun demikian, kelanjutan penguatan tersebut akan sangat bergantung pada meredanya tekanan jual serta konsistensi rebound harga komoditas.
Di sisi lain, sentimen positif juga ditopang oleh penguatan bursa Asia serta harapan pemulihan kepercayaan pasar domestik seiring upaya perbaikan tata kelola pasar modal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis
-
Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz