Suara.com - Pemerintah menginginkan setiap aliran sungai dimanfaatkan menjadi pembangkit listrik. Ini merupakan upaya untuk meningkatkan ketersediaan energi bagi masyarakat.
Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, pihaknya mengeluarkan surat edaran kepada para bupati untuk memanfaatkan aliran sungai tersebut.
"Desa-desa yang ada sungainya, mesti ada pembangkit listrik," katanya usai penandatanganan nota kesepahaman pemberdayaan koperasi dalam pengembangan energi baru dan terbarukan dengan Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan.
Menurut dia, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk merealisasikan hal tersebut.
Ia mengatakan, satu aliran sungai bisa dibangun hingga enam pembangkit listrik skala kecil dengan biaya yang tidak terlalu besar, namun bermanfaat bagi masyarakat.
"Hitungan kami, dalam empat tahun sudah kembali modal, sehingga setelah tahun kelima dan seterusnya sudah untung," kata Jero.
Pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM No 12 Tahun 2014 tentang Pembelian Tenaga Listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Air oleh PT PLN.
Sesuai aturan tersebut, harga beli listrik oleh PLN dari energi air dinaikkan menjadi Rp1.075 per kWh dari Rp656 per kWh sesuai Permen ESDM No 4 Tahun 2012. Harga tersebut berlaku selama delapan tahun dan tahun selanjutnya menjadi Rp775 per kWh.
PLN akan langsung membeli listrik dengan harga Rp1.075 per kWh dari investor tanpa melalui negosiasi atau disebut "feed in tariff". (Antara)
Berita Terkait
-
Bahlil: Kami Temukan Sumber Minyak Baru Selain dari Timteng, Tapi Jangan Tanya di Mana!
-
Iran Hantam Pembangkit Listrik Kuwait, Pekerja Tewas Akibat Balas Dendam Kepada Amerika Dan Israel
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
5 Alat Masak Alternatif Pengganti Kompor Gas, Bisa Jadi Solusi Hemat Gas LPG
-
Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk
-
Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)
-
Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!
-
Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'
-
IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang