Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan melakukan pengawasan terhadap promosi produk keuangan melalui pesan singkat atau SMS oleh industri keuangan di Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara(Malut).
"Menkominfo dan OJK sepakat melarang promosi produk keuangan melalui SMS, ini akan kami tindaklanjuti dengan pengawasan," kata Deputi OJK Sulut Gorontalo dan Maluku Utara Dwi Suharyanto di Manado, Senin.
OJK masih menunggu laporan jika ada industri keuangan di Sulut, Gorontalo maupun Maluku Utara (Malut) yang melakukan promosi lewat pesan singkat, apalagi sampai merugikan masyarakat," kata Dwi.
Yang marak saat ini, kata Dwi dilakukan industri jasa keuangan dari Pulau Jawa, sementara dari Sulut sendiri sejauh ini, belum ada.
"Tentunya kita ikut kebijakan pusat. Dalam implementasinya tentu tidak mudah. Perlu waktu lama untuk menghentikan sama sekali itu," kata Dwi.
Hal itu, katanya, biasa dilakukan Tele marketing tersebut rata-rata dari pusat atau dikenal tele marketing, sementara di Sulut belum ditemui.
"Masyarakat bisa langsung melapor ke OJK, jika terdapat hal-hal yang sudah meresahkan banyak orang," jelasnya.
OJK akan terus mengawasi dan mengawasi agar kegiatan industri jasa keuangan berjalan dengan sehat dan lancar. (Antara)
Berita Terkait
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
KSSK Klaim Perbankan Nasional Tetap Solid di Tengah Ketidakpastian Global
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri