Suara.com - Maskapai penerbangan Lion Air dikabarkan tengah berbicara dengan maskapai penerbangan Australia, Qantas Airways untuk membeli saham mereka di maskapai penerbangan Singapura, Jetstar Asia.
Qantas mempunyai saham sebanyak 49 persen di Jetstar. Namun pembicaraan tersebut belum menghasilkan kesepakatan apa-apa karena masih dalam tahap awal.
Sumber Reuters menyebut, apabila Qantas setuju untuk melepas sahamnya di Jetstar Asia kepada Lion Air, maka proses tersebut harus disetujui oleh badan regulator di Singapura.
Belum diketahui berapa dana yang akan dikeluarkan oleh Lion Air untuk membeli 49 persen saham Qantas Airways di Jetstar Asia. Lion Air adalah maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia. Berkantor pusat di Jakarta, Indonesia, rute terbangnya ke kota-kota di Indonesiahingga manca negara yaitu Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Arab Saudi.
Lion Air didirikan pada tahun 1999 dan mulai beroperasi pada tahun 2000. Penerbangan petamanya yaitu dari Jakarta ke Pontianak dengan pesawat Boeing 737-200 yang disewa. Pada 18 Maret 2013, Lion Air membeli 234 pesawat Airbus jenis A320 dan A321 di Perancis
Jumlah pesawat yang dimiliki Lion Air berjumlah 92 buah pesawat, yang sudah dipesan berjumlah 542 buah pesawat. Sekarang anak perusahaan dari Lion Air yaitu Wings Air, Lion Bizjet, Batik Air, dan Malindo Airways. Kota-kota tujuan dari Lion Air berjumlah 79. Lion Air juga memiliki slogan yaitu We Make People Fly. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Daftar Maskapai Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Mulai Berlaku Pekan Ini
-
Viral Pria Bayar Bagasi Pesawat Lebih Mahal dari Harga Tiket, Ini Penyebabnya
-
Rekaman Detik-Detik Lion Air Jatuh Mirip Kabar Jessica Radcliffe Tewas, Banyak yang Percaya
-
Dioper ke RS Jiwa usai Tersangka, Kasus Penumpang Lion Air Teriak Bom Disetop Polisi?
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar
-
Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya