Suara.com - Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia semakin perkasa. Dalam sesi penutupan perdagangan, Rabu (16/7/2014) siang, IHSG menguat 52 poin atau 1 persen ke posisi 5.123.
IHSG dibuka pada posisi 5.076 pagi tadi dan terus menguat hingga sesi penutupan siang hari. Posisi tertinggi IHSG pada perdagangan hari ini ada di level 5.127.
Volume perdagangan 10,7 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp3,8 triliun dan frekwensi 150.326 kali. Ada 226 saham yang naik, 60 saham turun dan 57 saham tidak berubah.
Sejumlah saham yang naik antara lain Kalbe Farma, Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Agung Podomoro Land. Sedangkan saham yang turun antara lain Global Mediacom, Sitara Propertindo dan Sekawan Intiprama.
Ekonom dari Citibank Helmi Arman mengatakan, investor tidak akan pergi dari Indonesia meski hasil pemilu presiden masih belum jelas siapa yang menjadi pemenang.
“Karena, perekonomian Indonesia masih tetap lebih baik dibandingkan negara-negara lain. Meski tahun ini Indonesia diperkirakan hanya akan tumbuh sekitar 5 persen, tetapi angka itu jauh lebih besar dibandingkan Singapura, Malaysia atau Thailand,” kata Helmi.
Berita Terkait
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot
-
BEI Umumkan Ketentuan Liquidity Provider Saham, Termasuk Regulasi Free Float
-
IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi I Turun 1,60%, 682 Saham Kebakaran
-
IHSG Masuk Zona Merah, BEI Minta Investor Tenang: Fokus Fundamental!
-
IHSG Terjun Bebas 1,73% pada Senin Pagi Imbas Konflik AS-Iran, 600 Saham Merah
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot
-
BPS Pantau Dampak Perang AS-Israel Vs Iran ke Perdagangan RI
-
Gas Mako Masuk Tahap Implementasi FID, Sinyal Investasi Hulu Migas Kembali Bergairah
-
Wujudkan Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi melalui Skema KUR Perumahan
-
Kena Sentimen Perang AS-Iran, Rupiah Ambruk ke Rp 16.868/USD
-
Emiten Properti LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 470 Miliar Sepanjang 2025
-
BEI Umumkan Ketentuan Liquidity Provider Saham, Termasuk Regulasi Free Float
-
BPS: 33 Provinsi Inflasi, Tekanan Terbesar dari Ayam dan Cabai
-
Perang Timur Tengah, Harga BBM RI Bakal Naik Drastis?
-
Purbaya Mau Audit Wajib Pajak Buntut Restitusi Tembus Rp 360 Triliun