Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) menyiapkan dana sebesar Rp25,5 triliun untuk memenuhi kebutuhan dana tunai masyarakat menjelang hingga sesudah Lebaran.
Sekretaris Perusahaan BRI, Busi Satria mengatakan, dana tunai itu akan disiagakan di 540 kantor cabang sebesar Rp7,56 triliun dan di 19.164 Anjungan Tunai Mandiri sebesar Rp17,94 triliun di seluruh Indonesia.
“Kebutuhan dana tunai oleh masyarakat saat Lebaran 2014 menjadi prioritas pelayanan BRI. Dana yang disiagakan tersebut akan disebar melalui kantor-kantor cabang dan mesin anjungan tunai mandiri milik BRI di seluruh Indonesia,” kata Budi dalam siaran pers yang diterima suara.com, Senin (21/7/2014).
Budi berharap dana tersebut dapat mencukupi kebutuhan masyarakat mulai dari H-7, pada saat merayakan Lebaran 2014, maupun pada H+7. Kata dia, BRI ingin memastikan bahwa masyarakat benar-benar terlayani.
“Penyediaan dana tunai tahun 2014 ini mengalami kenaikkan sebesar tujuh persen dibanding Lebaran 2013. Kenaikannya sebesar hampir Rp1,7 triliun atau sebesar tujuh persen," jelasnya.
Sementara itu, meski kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan mengalami eksodus sebab kebanyakan warga di wilayah ini melakukan mudik, BRI tetap menyiapkan dana tunai yang memadai. "BRI akan memasok ke sebanyak 88 kantor cabang sebesar Rp1,23 triliun lebih," imbuh Budi.
Selain kantor cabang, ATM di Jabodetabek akan mendapat pasokan dana sebesar Rp5,09 triliun. Dengan demikian, untuk wilayah ini tersedia dana tunai BRI sebesar Rp6,32 triliun lebih.
"Pada tahun 2013 kami pasok sebesar Rp5,97 triliun lebih dan tahun ini terdapat kenaikan dibanding tahun lalu sebesar Rp348 miliar atau meningkat sebesar enam persen," kata Budi.
Ia mengatakan kenaikan tersebut telah memperhitungkan tingkat kebutuhan dana tunai masyarakat. Dengan mengambil asumsi, kebutuhan kas harian kantor cabang dan unit kerja (KCP dan Unit) yang rata-rata sebesar Rp1 miliar per hari selama periode lebaran H-7 hingga H+7, maka BRI akan melakukan pengisian ATM sebanyak empat kali sepekan.
Berita Terkait
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Resmi Berpisah, Ini Statistik Mentereng M Rahmat di Bali United
-
BRI Bersama Syailendra Capital Hadirkan Reksa Dana Syariah di BRImo, Return 4,99% - 7,58%
-
Kata-kata Menyentuh Mauricio Souza Usai Tak Diperpanjang Persija
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman
-
Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum
-
Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian