Suara.com - Khazanah Nasional, perusahaan plat merah di Malaysia berencana untuk membeli semua saham Malaysia Airlines milik publik di bursa saham dengan harga premium. Keputusan ini diambil menyusul rencana BUMN tersebut untuk menjadikan Malaysia Airlines kembali sebagai perusahaan tertutup.
Pada pembukaan perdagangan di bursa Malaysia, Jumat (8/8/2014) pagi, saham Malaysia Airlines tidak diperdagangkan. Keputusan untuk tidak menjual saham berdasarkan keputusan dari pemegang saham mayoritas yaitu Khazanah Nasional.
BUMN itu menguasai 70 persen saham maskapai penerbangan tersebut. Menurut Khazanah, penghentian penjualan saham merupakan langkah korporasi yang dilakukan untuk melakukan restrukturisasi Malaysia Airlines yang dilanda dua musibah dalam selang waktu empat bulan.
Maret lalu, pesawat dengan nomor penerbangan MH370 hilang tidak lama setelah lepas landas dari bandara internasional Kuala Lumpur. Bulan lalu, giliran pesawat dengan nomor penerbangan MH17 yang mengalami musibah ketika ditembak jatuh saat memasuki wilayah udara Ukraina.
Spekulasi muncul bahwa Khazanah akan kembali menjadikan Malaysia Airlines sebagai perusahaan tertutup. Setelah mengubah status dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup, Khazanah baru akan melakukan restrukturisasi secara besar-besara untuk menyelamatkan Malaysia Airlines dari kebangkrutan.
Juni lalu, Khazanah Nasional menyatakan akan mengumumkan langkah yang diambil untuk menyelamatkan Malaysia Airlines dalam waktu 6-12 bulan ke depan.
Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi keuangan Malaysia Airlines selalu merugi. Dua musibah yang dialami pada tahun ini membuat kondisi finansial maskapai milik pemerintah itu semakin berdarah-darah. (News)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha