Suara.com - Proyek pembangunan infrastruktur sering terhambat karena permasalahan tanah. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, proses pembebasan lahan yang memakan waktu lama membuat proyek pembangunan infrastruktur tersendat dan tidak bisa berjalan optimal.
“Perolehan lahan tetap menjadi akar masalah yang perlu dihadapi pemerintah dalam membangun proyek infrastruktur agar berjalan dengan baik dan sesuai rencana yang telah diproyeksikan,” kata Djoko di Gedung DPR RI, Jumat, (15/8/2014)
Djoko mengungkapkan, adanya undang-undang (UU) baru yang berkaitan dengan pembangunan proyek infrastruktur, tidak menjamin realisasi kegiatan strategis ini berjalan baik dan sesuai rencana.
"UU baru itu hanya menjamin kepastian. Tapi belum percepatan dalam pembangunan infrastruktur," pungkasnya.
Sebelumnya, Djoko mengungkapkan bahwa masalah yang sering ditemui dalam pembebasan lahan adalah harga tanah yang sering tidak masuk akal.
Menurutnya, yang membuat sulit adalah karena adanya calo tanah dan provokator dalam proses pembebasan lahan. "Sebenarnya rakyat tidak susah, tapi ada calo tanah, ada provokator, itu yang susah," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Danantara Tunjuk Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Jadi Komisaris BSI
-
Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
-
Telkom Bangun Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM
-
Rupiah Kian Kritis, Nyaris Tembus Rp17.000 per Dolar AS
-
Geram Masih Ada Kasus Penipuan, Mendag Mau Ubah Aturan E-Commerce
-
SiCepat Ekspres Perkuat Rantai Pasok Industri Halal Nasional
-
Hashim Jamin Perusahaan Afiliasi Prabowo Tak Ikut Tender Program 3 Juta Rumah
-
Danantara Cari Modal Rp 7 Triliun dengan Terbitkan Surat Utang
-
TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Idulfitri
-
Timur Tengah Membara, RI Mau Impor Minyak Mentah dari Negara Kecil Ini