Suara.com - Menteri Keuangan Chatib Basri menilai, uang NKRI pecahan Rp100 ribu yang baru saja diluncurkan oleh Bank Indonesia menjadi momentum bagi mata uang rupiah untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Menurut Chatib, meski UU Mata Uang sudah menetapkan bahwa Rupiah merupakan satu-satunya alat transaksi yang sah di Indonesia namun masih banyak daerah yang menggunakan mata uang non Rupiah.
Karena itu, peluncuran uang NKRI akan menjadi momentum supaya rupiah menjadi satu-satunya alat transaksi yang sah dan tidak ada lagi mata uang asing yang dipakai dalam segala bentuk transaksi.
“Kita masih sering melihat di beberapa daerah, terutama di daerah paling luar wilayah Indonesia yang masih menggunakan mata uang asing dalam proses transaksi. Karena itu, kami berharap dengan dicetaknya uang NKRI pecahan Rp100 ribu ini maka tidak ada lagi penggunaan mata uang asing dalam transaksi di Indonesia,” katanya dalam acara peluncuran uang NKRI di gedung Bank Indonesia, Senin (18/8/2014).
Chatib mengatakan, uang NKRI pecahan Rp100 ribu mempunyai nilai historis tersendiri. Mesti tampilannya sama dengan uang Rp100 ribu keluaran 2004, namun uang NKRI mempunyai frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kata Chatib, belum ada uang yang beredardi Indonesia mempunyai frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Jadi, uang NKRI ini merupakan sebagai upaya untuk menjaga kedaulata bangsa dan juga merupakan amanah dari UU no 7 tahun 2001 tentang mata uang yang mengharuskan ada uang dengan frasa NKRI. Uang NKRI ini juga tidak hanya ditandatangani oleh Gubernur BI tetapi juga Menteri Keuangan sebagai perwakilan dari pemerintah,” tegasnya.
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang
-
Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional