Suara.com - Bank Indonesia sudah menyebarkan uang NKRI pecahan Rp100 ribu ke 31 provinsi di Indonesia. Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, BI mencetak 40 juta lembar uang NKRI pecahan Rp100 ribu yang sudah mulai beredar sejak 17 Agustus 2014.
Menurut dia, Bank Indonesia tidak akan menarik uang Rp100 ribu yang beredar pada 2004. Kata dia, uang Rp100 ribu lama tetap bisa digunakan sebagai alat transaksi yang sah meski BI mengeluarkan uang NKRI pecahan Rp100 ribu.
“Uang Rp100 lama tetap berlaku, kita akan menarik uang itu secara perlahan. Uang NKRI ini berbeda dengan uang lain yang sudah beredar sebelumnya karena ada frase Negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan,” kata Agus di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (18/8/2014).
Agus menambahkan, uang NKRI ini merupakan amanat dari UU Mata Uang yang disahkan sejak 2001. Berdasarkan UU tersebut, Indonesia harus memnpunyai mata uang yang melambangkan kedaulatan negara. Karena itu, ditetapkan pada 17 Agustus 2014 diluncurkan uang NKRI pecahan Rp100 ribu.
Uang NKRI ini mempunyai bentuk dan gambar yang sama dengan uang pecahan Rp100 ribu lama. Yang menjadi perbedaan hanya frasa NKRI dan juga tanda tangan Gubernur BI serta Menteri Keuangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Rekap Harga Emas Sepekan Turun Signifikan, Bagaimana Trennya?
-
Badai PHK Mengancam Akibat Dolar Melejit, KSPSI Desak Pemerintah Bertindak
-
BTN Perkuat Kualitas Kredit, Transformasi Loan Factory Dorong Pertumbuhan yang Lebih Sehat
-
KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap
-
Berlaku 6 Juni, ASDP Beri Diskon Tiket Kapal Feri 21,95% Selama Libur Sekolah
-
Masyarakat Dinilai akan Bingung Bedakan Produk Vape Legal Akibat Kemasan Polos
-
Tak Hanya Ada Rokok, Vape Ilegal Juga Terancam Marak Beredar
-
Tak Hanya Batu Bara dan Sawit, DSI Berpotensi Atur Ekspor Komoditas Lain
-
Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?
-
Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026