Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo memperingatkan kepada semua lapisan masyarakat untuk menggunakan mata uang rupiah dalam melakukan transaksi keuangan.
Menurut Agus, rupiah merupakan satu-satunya mata uang yang sah untuk digunakan dalam semua bentuk transaksi keuangan di Indonesia. Hal itu juga tercantum dalam UU Mata Uang yang disahkan pada 2011 lalu.
“Jadi, kalau ada transaksi keuangan yang masih menggunakan mata uang asing, maka itu bisa dikatakan melanggar UU da nada sanksinya. Karena itu, kami meminta kepada semua pihak agar menggunakan rupiah untuk semua transaksi keuangan,” ujar Agus usai peluncuran uang NKRI pecahan Rp100 ribu di Gedung Bank Indonesia, Senin (19/8/2014).
Agus menambahkan, UU Mata Uang juga masih memberikan ruang kepada sejumlah kalangan menggunakan mata uang asing dalam bertransaksi. Kata dia, ada aturan khusus yang memungkinkan hal itu tetap bisa dilakukan.
“Jadi bukan berarti masyarakat tidak boleh melakukan transaksi dengan mata uang asing. Itu tentu saja dipbolehkan namun dengan sejumah syarat dan ketentuan. Jadi, ruang untuk bertransaksi dengan mata uang asing masih tetap terbuka namun dalam hal-hal tertentu saja,” jelasnya.
Agus mengakui, masih ada sejumlah daerah di bagian terluar di Indonesia yang menggunakan mata uang asing dalam proses transaksi keuangan. Dia berharap, peluncuran uang NKRI pecahan Rp100 ribu bisa memperkuat kedaulatan negara sehingga rupiah menjadi satu-satunya alat transaksi di seluruh Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Vietjet Tambah 22 Pesawat Dalam 1 Bulan
-
Menperin: BUMN Tekstil Disiapkan, Dana Rp 100 Triliun Akan Digelontorkan
-
Pemerintah Akui Masih Ada Daerah Rentan Pangan di Indonesia
-
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan, Ada PT Toba Pulp Lestari dan North Sumatera Hydro Energy
-
PT Nusantara Regas Terima Pasokan LNG Perdana dari PGN
-
Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra, Jadi Calon Kuat Deputi Gubernur BI
-
Pemerintah Diminta Waspadai El Nino, Produksi Padi Terancam Turun
-
Dirjen Gakkum ESDM Minta Tambang Emas Ilegal Tak Disalahkan soal Insiden di Pongkor
-
Tewaskan 3 Orang, ESDM Segera Telusuri Asap Beracun Tambang Emas Pongkor
-
INDEF Nilai Tekanan Fiskal APBN Makin Berat Jika Insentif EV Benar-benar Dicabut