Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Chairul Tanjung (CT) menilai, pertumbuhan investasi yang terus meningkat menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi lokasi favorit bagi investor.
"Kepercayaan dunia usaha internasional ke Indonesia masih tinggi. Bayangkan kalau situasi politik kondusif, pertumbuhan bisa jauh lebih tinggi," kata CT di kantornya, Jakarta, Jumat, (17/10/2014).
CT mengungkapkan, dana investasi yang masuk ke Indonesia didominasi sektor padat modal. Hal ini bisa dilihat dari kondisi ekonomi Indonesia yang sudah masuk ke tataran negara maju, karena ongkos tenaga kerja ikut terangkat.
"Investasi sekarang masuk ke padat modal bukan padat kerja. Itu wajar untuk negara maju. Upah buruh mahal, dia masuk ke padat modal," pungkasnya.
Sebelumnya, berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), besaran nilai investasi tersebut terbagi menjadi dua, yaitu Penanaman Modal Dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 41,6 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp 78,3 triliun. Jumlah itu naik 24,2% untuk PMDN dan 16,9% untuk PMA, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Realisasi investasi sepanjang Januari-September 2014 tercatat Rp 342,7 triliun. Angka tersebut meningkat sebesar 16,8% yang terdiri dari 21,6% PMDN dan 14,6% PMA.
Berita Terkait
-
Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
-
Kilau Berkah Ramadan: Tring! by Pegadaian Hadirkan Festival Seru di 10 Kota Besar Indonesia
-
Danantara-INA Guyur Dana Rp 3,36 T ke Proyek Pabrik Kimia Milik Prajogo Pangestu
-
Gas Mako Masuk Tahap Implementasi FID, Sinyal Investasi Hulu Migas Kembali Bergairah
-
Tionghoa Indonesia Diminta Perkuat Identitas Nasional di Tengah Arus Investasi Asing
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Tak Hanya Cari Profit, Bank Mandiri Berkomitmen Jadi Agen Pembangunan
-
Bursa Kripto CFX Siapkan Strategi Pasar Kripto RI Lebih Kompetitif
-
Pertamina Siapkan SPBU 24 Jam, Mobil Tangki hingga Towing Gratis Selama Mudik
-
Bahlil Jelaskan soal Stok BBM Nasional Cuma 25 Hari: Mau Simpan di Mana?
-
Kantornya Digeledah, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Hormati Proses Hukum
-
Kantor Purbaya Tanggapi Penilaian Fitch usai Turunkan Rating Indonesia ke Negatif
-
Bursa Kripto CFX Optimistis Pasar Aset Kripto Tumbuh Positif pada 2026
-
Bahlil Sebut RI Memang Butuh Impor Etanol dari AS
-
IHSG Jeblok 4,57%, Apa yang Bikin Pasar Panik?
-
Purbaya Klaim Anggaran Negara Masih Aman di Tengah Perang AS-Israel-Iran