Suara.com - Pertambahan penduduk Indonesia setiap tahunnya, membuat kebutuhan semakin meningkat, salah satunya yaitu, kepemilikan rumah. Namun, masih banyak rakyat miskin yang belum mendapatkan rumah.
Untuk itu, Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Eddy Ganefo mengatakan, pihaknya akan merealisasikan program hibah 1.000 rumah
gratis untuk rakyat secara bertahap, yang akan dimulai pada saat Hari Ulang Tahun (HUT) Apersi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APERSI pada 12 November 2014.
"Kami akan merealisasikan program hibah 1.000 rumah kepada rakyat miskin secara bertahap mulai tanggal 12 November 2014. Penyerahan pertama akan dilakukan di Surabaya pada saat
HUT dan Rakernas APERSI," kata Eddy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (21/10/2014).
Dengan program tersebut, Eddy mengungkapkan, dapat membantu masyarakat miskin agar memiliki hunian yang layak, dan dapat menggugah hati warga masyarakat Indonesia yang tergolong mapan untuk saling berbagi dengan sesamanya.
"Progam tersebut dijalankan agar masyarakat yang tergolong miskin dapat memiliki rumah, serta menggugah hati masyarakat golongan mapan untuk berbagi ke sesama," ungkapnya.
Dia menuturkan, hingga saat ini ada sekitar 60 juta rakyat Indonesia yang belum memiliki rumah atau hunian layak. Untuk itu, dengan program hibah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dan memperingan beban pemerintah dalam mengurangi backlog perumahan yang mencapai 15 juta unit.
"Sekarang ini ada sekitar 60 juta rakyat Indonesia belum memiliki rumah atau rumah layak huni. Semoga program ini akan diikuti olehpihak lain sehingga backlog rumah bisa diperkecil, serta rakyat dapat terpenuhi kebutuhan dasarnya," pungkasnya.
Tag
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah
-
Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
-
Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional
-
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen
-
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak
-
Elnusa Petrofin Perkuat Mitigasi Risiko, Pastikan BBM Aman Selama Ramadan
-
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab