Suara.com - Pekerjaan yang melelahkan dan super sibuk menjadi jurnalis tak menghalangi perempuan ini membuat sebuah usaha yang menjanjikan untuk bekal masa depannya nanti. Jurnalis ini membuka usaha cupcakes yang memakai konsep 'Sweet' dengan menggunakan waktu luang pekerjaanya yang sempit.
Kusmiyati (25 tahun) seorang jurnalis di sebuah media online nasional mengatakan, dirinya menggunakan waktu luangnya sebagai jurnalis untuk membuat cupcakes yang kemudian diperjualbelikannya.
"Awalnya iseng karena banyak waktu luang daripada dipake buat galau galauan mending usaha, terus bikin deh cupcakes," kata Miya kepada suara.com, di Jakarta, Minggu (26/10/2014).
Sebagai pendiri utama usaha tersebut, Miya memakai konsep pembuatan cupcakes tersebut, bertemakan 'Sweet Cakes' dan 'Sweet Deserts' yang artinya pembuatannya bisa dilakukan sesuai tema acara dan keinginan si pemesan.
"Aku foundernya sendiri, kalau untuk konsepnya 'Sweet Cake' dan 'Sweet Deserts' bisa sekalian dikonsepin acaranya," ungkapnya.
Dia menuturkan, dirinya sudah menjalankan usaha sekitar 3 tahun yang lalu, dengan modal awal usaha tersebut sekitar Rp50 juta, hingga sekarang dapat menghasilkan omset Rp100 juta per bulan.
"Usaha ini sudah dijalankan selama 3 tahun dengan modal awal Rp50 juta, dapat hasilkan omzet Rp100 juta per bulan," tuturnya.
Untuk harga cupcakes yang dijual, dia menegaskan, kisarannya bervariatif dari mulai Rp30 ribu sesuai konsep pemesanannya.
"Untuk harga bervariatif mulai dari Rp 0 ribu per satu cupcakes sampai Rp 50 ribu per satu cupcakes, sesuai konsep pemesanannya," tegasnya.
Dia menjelaskan, dirinya masih menjalankan usaha ini sendirian dari proses pembuatan hingga mengantarkannya ke si pemesan.
"Sulitnya karena belum punya delivery gitu, jadi aku anter sendiri ke pemesan, selanjutnya kalau jauh pesanannya trus kondisi suhu lagi panas jadi khawatir hiasannya rusak," jelasnya.
Dia menambahkan, artis seperti Raisa pernah memesan cupcakes buatannya sendiri dengan konsep 'Sweet'.
"Raisa pernah memesan Cupcakes Sweetnya," tambahnya.
Jika anda berminat untuk mencicipi cupcakes tersebut bisa langsung memesannya di Instagram @Dc2_art atau melalui pesanan telepon ke nomer 0812-1844-1817. (Tengku Sufiyanto)
Berita Terkait
-
Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI
-
Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang
-
Cerita Inspiratif: Desa Pajambon Harmoni Tani dan Wisata
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan
-
Cerita Inspiratif - Sausu Tambu Ragam Budaya dalam Satu Desa
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha
-
Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah
-
Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!
-
IndoEBTKE ConEx 2026 Diluncurkan, Fokus Akselerasi Transisi Energi ASEAN
-
Menkeu Jawab Isu Resesi di TikTok : Jauh dari Morat-marit
-
Prabowo: Kita Bersyukur Saat Ini Aman, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tidak Bertambah
-
Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah