Suara.com - Sejumlah pengusaha properti menilai sektor usaha perhotelan di Kota Bekasi, Jawa Barat, merupakan bisnis yang cukup menggiurkan karena peluangnya masih terbuka lebar.
"Peluangnya masih besar karena kebutuhan akan hunian berupa hotel belum sebanding dengan fasilitas yang tersedia," kata General Manager Hotel Horison Bekasi Benny Irnaldy, di Bekasi, Rabu (29/10/2014).
Ia menyebutkan, fasilitas hunian hotel yang tersedia di Kota Bekasi baru sepuluh persen dari total kebutuhan.
Asumsi angka tersebut diperolehnya dari perhitungan kasar, bahwa pada sekitar 4.000 perusahaan di Kota dan Kabupaten Bekasi, terdapat setidaknya dua ekspatriat.
"Berarti ada 8.000 ekspatriat yang butuh hunian dan kerap menjadikan hotel sebagai tempat tinggal. Maka jika dibandingkan dengan kapasitas hotel-hotel di Bekasi yang baru mencapai 800 kamar, tentu ketersediaannya masih jauh dari ideal," ucap Benny.
Bahkan persentase itu pun akan semakin kecil jika ditambah dengan perhitungan para kaum urban atau turis lokal yang juga butuh akan hunian saat berada di Bekasi. "Bisa seperti ini karena Bekasi merupakan kota yang maju. Pesatnya pertumbuhan Bekasi, sewajarnya berbanding lurus dengan kebutuhan akan hunian," jelasnya.
Atas pertimbangan itu pula, Hotel Horison yang sudah beroperasi selama 20 tahun ini merasa perlu meningkatkan fasilitas demi memaksimalkan pelayanan. "Kami membangun perluasan gedung hotel yang memiliki 102 kamar baru. Dengan demikian, Hotel Horison Bekasi total memiliki 266 kamar beragam tipe," kata Benny.
Hotel Horison Bekasi yang juga berupaya mempertahankan predikat sebagai salah satu lokasi tujuan penyelenggaraan pertemuan itu pun menambah fasilitas METSKY Dine and Lounge berkonsep semi indoor dan outdoor yang sanggup menampung 1.000 orang. (Antara)
Berita Terkait
-
Mau Cari Inspirasi Bisnis Kuliner? Pameran Makanan dan HoReCa Bakal Hadir Akhir 2026
-
Strategi Agresif Motul Indonesia Perkuat Jaringan Distributor Demi Kuasai Pasar Pelumas 2026
-
Togi Sitindaon Ungkap Mandat Penjualan Obligasi dan MTN di Sidang Perdata
-
Jamkrindo Syariah Beberkan Strategi Bisnis di 2026
-
Saat Bisnis Bertumbuh, Sistem Kerja Terpadu Jadi Kunci Daya Saing
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
IHSG Diproyeksi Rebound Hari Ini: DEWA Masuk Saham Rekomendasi, Cek Selengkapnya
-
10 Orang Terkaya di Dunia Januari 2026, Jensen Huang Resmi Masuk Jajaran
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks