Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia memiliki banyak peluang bisnis yang dapat dikembangkan sebagai pondasi pertumbuhan ekonomi nasional. Kata dia, salah satu sektor melalui pengembangan bisnis di dunia internet dan game.
"Waktu saya ketemu dengan Mark (Pendiri Facebook), saya bilang di Indonesia sistem seperti Facebook itu juga banyak yang bisa membuat, dan industri game itu ternyata di Yogja, gameloft itu," kata Jokowi di Jakarta, Jumat (7/11/2014).
Akan tetapi, Jokowi mengungkapkan, akses permodalan di Amerika dan di Indonesia sangat berbedadalam bisnis internet. Di Amerika, kata dia, sangat mudah mendapatkan dukungan pendanaan, sementara di Indonesia, peluang bisnis ini masih belum banyak yang mengakui.
Untuk itu, Jokowi menantang perbankan nasional untuk mau menyalurkan kredit permodalan di sektor-sektor bisnis internet dan industri game tersebut.
"Sekarang saya tanya, mau tidak bank berikan modal ke mereka? Pasti kan tanya, agunannya apa, prospek bisnisnya bagaimana, kemungkinan besar kan tidak mau pasti," ungkap Jokowi.
Jokowi mengaku perkembangan teknologi ke depan akan mengarahkan bisnis melalui dunia internet. Untuk itulah dirinya mengaku akan membantu para seniman internet dan gamers untuk dapat terus berkembang dengan mudah.
"Ini yang mau saya cari jalan keluarnya, karena bisnis ke depannya seperti itu, mereka harus berikan kesempatan, banyak sekali online store, toko bagus, (perbankan) harus berani masuk ke sana," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Abraham Samad, Kini Terjerat Isu Ijazah Palsu Jokowi
-
Jokowi Bilang SBY Negarawan, Demokrat Anggap Polemik 'Partai Biru' Selesai
-
Kecam Pengadu Domba, Ibas Murka Demokrat Diseret Isu Ijazah Jokowi
-
Wali Kota di Jepang Mengundurkan Diri Usai Skandal Ijazah Palsu, Dibandingkan dengan Indonesia
-
Pengamat Ungkap "Jokowi Belum Selesai": Masih akan Pengaruhi Peta Politik Nasional
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?
-
Pemerintah Genjot Energi Alternatif dari Singkong, Tebu, Jagung, dan Sawit
-
BRI KKB Tawarkan Bunga Mulai 2,85% Flat, Kredit Mobil Baru Kini Bisa Diajukan Lewat BRImo
-
Tambah Pasokan Listrik, 268 Proyek Pembangkit Baru Segera Dibangun
-
ESDM Telah Bidik Lebih dari 30 Lokasi Konversi PLTD Jadi PLTS