Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan bertolak menuju Beijing, Cina, Sabtu (8/11/2014) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB untuk menghadiri pertemuan puncak forum Kerja sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC).
Perjalanan kali ini merupakan kunjungan kerja ke luar negeri pertama Presiden Jokowi sejak dilantik pada 20 Oktober 2014 untuk menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono.
Presiden beserta rombongan dijadwalkan tiba di Beijing sekitar pukul 16.55 waktu setempat.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Andi Widjojanto kepada wartawan di Kompleks Istana Presiden Jakarta mengatakan Presiden Jokowi akan mengajak memadukan konsep tersebut dengan konsep poros maritim dalam forum itu.
"Di APEC, Pak Jokowi akan lebih mengedepankan pembangunan infrastruktur Asia, yang merupakan program bersama antara pemerintah Tiongkok dengan negara-negara ASEAN ditambah 10 negara lainnya, jadi ada sekitar 20-an negara yang terlibat di sana. Secara khusus Pak Jokowi akan memadukan gagasan kita tentang poros maritim dunia, dengan konsepsi China berkaitan dengan Jalan Sutera Baru di abad 21," kata Seskab.
Selain menyampaikan pandangan mengenai hal itu, Andi juga mengatakan Joko Widodo selama menghadiri KTT APEC juga akan bertemu dengan sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan antara lain Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Barack Obama serta Presiden Tiongkok dan PM Tiongkok.
Seusai melakukan kunjungan ke KTT APEC, Presiden juga akan mengikuti KTT ASEAN di Myanmar dengan rangkaiannya berupa pertemuan ASEAN dengan mitra ASEAN serta KTT Asia Timur.
"Di sana Pak Jokowi akan menjelaskan secara lebih elaboratif tentang doktrin politik luar negeri Indonesia yang baru, jadi menggunakan KTT Asia Timur untuk menjelaskan itu," paparnya.
Dan rangkaian berikutnya, kata Andi, Presiden akan menghadiri KTT G20 di Brisbane, Australia.
"Di KTT G20 akan bertemu PM Australia (Tony Abott,red) , yang mungkin dijadwalkan akan bertemu juga dengan PM Spanyol, yang dijawalkan pertemuan saat itu. Dan di G20 Pak Jokowi akan menjelaskan tentang situasi ekonomi global. Dan bagaimana harapan Indonesia bagi negara-negara di G20 itu kerjasama lebih erat untuk mengatasi kondisi ekonomi global, terutama tantangan-tantangan di 2015," ungkap Andi.
Presiden didampingi Ibu Negara Iriana dan rombongan dijadwalkan kembali ke tanah air pada Minggu (16/10) pekan depan. (Antara)
Berita Terkait
-
Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa
-
Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik
-
Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
5 Fakta Menarik RM BTS di Pidato APEC 2025, dari "Bibimbap" hingga Diplomasi Global
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir
-
Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite
-
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958
-
Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'
-
Bijak Berbagi Data, Cara Sederhana Melindungi Diri di Era Digital
-
Harga Minyak Melonjak Hampir 3 Persen Setelah Iran Perketat Blokade Selat Hormuz
-
IHSG Mulai Memerah Kamis Pagi, Cermati Saham BBRI dan BMRI
-
Pasar Global 'Berdarah' Akibat Ancaman Perang Trump, IHSG Malah Meroket!
-
Survei Konsumen BI Laporkan Indeks Keyakinan Konsumen Menurun di Mei 2026
-
Emiten BMHS Gunakan Capex Bangun Skybridge, Berapa Besarannya?