Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal PAN Teguh Juwarno menyebut dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak dihitung dengan baik.
Menurutnya, tidak ada jaring pengamanan sosial untuk melindungi rakyat miskin akibat kenaikan harga dari dinaikannya harga BBM.
"Tidak disiapkan jaring pengaman sosial utk melindungi rakyat miskin dari tekanan inflasi harga-harga yang diperkirakan menurut Bank Indonesia kan mencapai 2,6 persen," tutur Teguh saat dihubungi, Jakarta, Selasa (18/11/2014).
Menurutnya, kartu sakti Presiden Jokowi juga tidak bisa diandalkan dengan baik. Sebab, dua kartu sakti Presiden Jokowi, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) masih carut-marut.
"KIP dan KIS yang dijanjikan pelaksanaan carut marut dan belum pernah dibahas bersama parlemen," tegasnya.
Selain itu, kenaikan harga BBM yang dilakukan Presiden Jokowi ini juga merupakan pertama kali dalam sejarah. Sebab, harga minyak dunia saat ini mengalami penurunan.
"Baru pertama kali dalam sejarah, harga BBM ditanah air dinaikkan justru ditengah harga minyak Dunia sedang turun," kata Sekretaris Fraksi PAN ini.
Berita Terkait
-
Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom
-
Purbaya Yakin Harga Pertamax Segera Turun, Kapan?
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!