Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi penutupan perdagangan, Selasa (25/11/2014) melemah sebesar 22,81 poin atau 0,44 persen ke posisi 5.118,94.
Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) turun sebesar 5,65 poin atau 0,64 persen ke posisi 881,27.
Kepala Riset Recapital Securities Andrew Argado mengatakan bahwa minimnya sentimen dari regional maupun dalam negeri membuat pergerakan indeks BEI berfluktuasi.
"IHSG BEI bergerak dalam fase konsolidasi, di tengah minimnya sentimen penggerak pasar saham di global maupun internal, sebagian pelaku pasar akan cenderung mengambil posisi ambil untung seraya menanti sentimen baru," ujar Andrew.
Kendati demikian, menurut dia, dalam jangka pendek ini indeks BEI masih berpotensi untuk kembali bergerak menguat, hal itu dipicu dari sebagian investor yang masih menilai positif fundamental ekonomi Indonesia ke depannya.
Analis HD Capital Yuganur Wijanarko menambahkan bahwa terkoreksinya indeks BEI merupakan hal wajar, kondisi itu dapat meredakan jenuh beli harian akibat kenaikan IHSG pasca sentimen dari penaikan harga BBM subsidi pada pekan lalu.
"Terkoreksinya indeks BEI dapat memberikan kesempatan untuk pelaku pasar kembali melakukan akumulasi beli saham," kata Yuganur.
Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 225.994 kali dengan volume mencapai 5,22 miliar lembar saham senilai Rp5,10 triliun. Tercatat saham yang bergerak naik sebanyak 141 saham, melemah 174 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 91 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 49,23 poin (0,21 persen) ke 23.843,91, indeks Nikkei naik 50,11 poin (0,29 persen) ke 17.407,62, dan Straits Times menguat 3,43 poin (0,05 persen) ke posisi 3.343,96. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite