Dirut baru PT Pertamina, Dwi Soetjipto mengatakan siap menjalankan tiga visi dalam melaksanakan tugasnya membenahi perusahaan itu untuk menjadi ujung tombak menuju Indonesia berdaulat di bidang energi.
"Saya mendapat tugas baru di Pertamina. Ini amanah yang berat yang harus saya penuhi sesuai amanah Presiden Joko Widodo agar secepatnya masyarakat berdaulat energi," kata Dwi Sutjipto dalam konferensi pers, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (28/11/2014).
Menurut Dwi, visi pertama adalah dalam jangka pendek Pertamina harus melakukan efisiensi dan meningkatkan produksivitas dari hulu hingga hilir. Ia menjanjikan ke depan kinerja Pertamina bisa meningkat lebih baik. Pria kelahiran Surabaya, 10 November 1955 itu menyadari bahwa Pertamina merupakan pihak yang bertanggungjawab agar BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran.
"Kami akan menerapkan cara-cara khusus baik pendekatan sistem maupun teknologi, agar kita bisa mencegah kebocoran yang terjadi," tegasnya.
Visi kedua, membenahi Pertamina untuk mengatasi berbagai penyimpangan.
"Mengelola Pertamina agar lebih transparan, serta mereview sejumlah titik yang selama ini menjadi sorotan masyarakat," ujarnya.
Ketiga, mereview supply-chain yang lebih baik, antara pasar spot dengan kontrak jangka panjang-menengah, termasuk storage capacity agar proses suppply-chain ini bisa dikelola lebih optimum ke depan.
"Kami percaya jika Pertamina dikelola dengan baik dan kerja keras seluruh pihak akan menjadi BUMN yang membanggakan," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Pertamina Klaim Masih Negosiasi dengan SPBU Swasta soal Pembelian BBM
-
Momen Menkeu Purbaya Ancam Pertamina Malas Bikin Kilang Baru: Males-malesan, Saya Ganti Dirutnya
-
Menkeu Purbaya hingga Dirut Pertamina Mendadak Dipanggil Prabowo ke Istana, Ada Apa?
-
RUPS Pertamina Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi, Posisi Simon Aloysius Mantiri Tak Berubah
-
Pertamina Gelar RUPS Tahunan, Rombak Direksi?
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Pra Penjualan CBDK Melonjak 309 Persen di Kuartal IV 2025
-
Harga Pangan Nasional Melandai, Cabai Rawit Merah Mahal Jelang Ramadan
-
Harga Emas Naik Pada Akhir Pekan, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun, Perluas Akses Hunian Layak bagi MBR
-
Apa Itu 'Safe House' dalam Kasus Dugaan Korupsi Bea Cukai
-
Apa Itu Free Float? Mengulas Istilah Pasar Saham Wajib Diketahui Investor
-
Kode SWIFT BSI dan Panduan Lengkap Transaksi Internasional
-
Profil Moody's Rating dan Dampaknya Terhadap Bursa Saham Indonesia
-
Panduan Lengkap Cara Daftar Antrian KJP Pasar Jaya 2026 Secara Online
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL