Suara.com - Subsidi tarif penumpang untuk kereta api ekonomi diperkirakan hanya berlangsung selama empat bulan saja, mulai bulan Maret hingga Juni 2015 mendatang. Penyebabnya adalah pemberian Public Service Obligation (PSO) kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) hanya sebesar Rp1 triliun.
Kepala Bidang Kereta Api dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan (ASDP) Dinas Perhubungan dan LLAJ Jatim Isa Anshori mengatakan, dengan biaya sebesar itu, praktis masyarakat hanya bisa menikmatinya selama 4 bulan saja, dan tarif kereta api ekonomi akan naik kembali.
Isa menambahkan, jika memang pemerintah serius dalam memberikan subsidi kepada masyarakat tidak mampu, jumlahnya harus diatas Rp1 triliun.
"Untuk subsidi BBM saja pemerintah bisa memberi hingga Rp300 triliun per tahun. Jika besaran subsidi untuk kereta api ekonomi, maka hanya bisa bertahan selama empat bulan saja," ujar Isa, Kamis (12/2/2015).
Kebijakan PSO sendiri, imbuh Isa, baru ditandatangani pada tanggal 5 Januari 2015 serta baru berlaku pada bulan Maret 2015 mendatang.
Dengan adanya kebijakan PSO, harga tiket jurusan Surabaya – Jakarta hanya Rp100.000 atau turun Rp 50.000 dari sebelumnya sebesar Rp150.000.
Kereta api yang mendapatkan PSO diantaranya adalah KA Kertajaya dan KA Gaya Baru Malam Selatan.
Meski ada subsidi, dengan jumlah penumpang kelas ekonomi di Indonesia mencapai ratusan ribu orang setiap hari, PSO sebesar Rp1 triliun diperkirakan maksimal hanya cukup untuk empat bulan saja. (Yovie Wicaksono)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru
-
Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja
-
Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan
-
Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah
-
Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung
-
Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax
-
Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis
-
Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi
-
Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!
-
Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter